Sunday, 19 Zulhijjah 1441 / 09 August 2020

Sunday, 19 Zulhijjah 1441 / 09 August 2020

Lagu 'Garuda Pancasila' Pikat Band Asal Prancis

Senin 23 Apr 2018 09:23 WIB

Rep: Mohammad Akbar/ Red: Winda Destiana Putri

Pekan Raya Indonesia 2018 akan hadirkan musik indie.

Pekan Raya Indonesia 2018 akan hadirkan musik indie.

Foto: Istimewa
Tawaran membawakan lagu nasional Indonesia ini telah memberikan tantangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Grup band lokal melantunkan lagu asing, boleh jadi sudah hal yang lazim. Namun, apa jadinya jika lagu nasional Indonesia justru dibawakan oleh grup band dari luar negeri ini?

Momen itulah yang kelak tersaji pada gelaran International Indie Musik Festival - Pekan Raya Indonesia 2018. Kegiatan yang digagas oleh Deteksi Production yang bekerja sama dengan Indonesia Convention Centre (ICE), BSD, ini menjadi ikhtiar mengapresiasi para musisi lokal.

Salah satu band asing yang telah memastikan dirinya tampil di acara ini adalah The Shaphers. Grup band indie beraliran rock asal Prancis ini telah bersepakat untuk berkolaborasi dengan band asal Yogyakarta, Rasgokil, membawakan lagu "Garuda Pancasila".

Pilihan lagu tersebut disodorkan oleh pihak Rasgokil. "Mereka ternyata sangat antusias saat kami tawarkan lagu ini. Mereka bahkan sempat minta diterjemahkan arti dan makna dari lagu 'Garuda Pancasila' tadi," kata Memet, salah satu pentolan Rasgokil saat dijumpai di Jakarta belum lama ini.

Brenk Sianipar, perwakilan band The Shapers, mengatakan, tawaran membawakan lagu nasional Indonesia ini telah memberikan tantangan bagi para personal band. Ia juga menyebutkan, Indonesia bukanlah negara yang asing bagi band asal Prancis ini.

"Mereka memang pernah sekali main di Indonesia. Mereka sebelumnya juga sudah beberapa kali melakukan road tour ke Asia maupun Australia. Tapi tawaran dari festival ini membuat mereka sangat tertarik," kata Brenk.

Sejauh ini, korespondensi antara Rasgokil dan The Shapers telah intensif dilakukan lewat surat elektronik. Memet membocorkan, untuk kolaborasi nanti, porsi rock yang menjadi identitas genre kedua band ini akan dikurangi.

"Sejauh ini kami masih rembukan untuk konsepnya. Yang jelas kita akan beda, tidak seperti genre kami yang pop punk. Kita akan pilih aransemen yang lebih soft, tidak banyak melakukan distorsi," kata Memet.

Jika Anda penasaran seperti apa kolaborasi dua band beda negara ini membawakan lagu "Garuda Indonesia", nantikan penampilan band ini di Pekan Raya Indonesia pada September mendatang di ICE BSD Tangerang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA