Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Benz Leo: Perlu Ada Workshop Musik Jazz

Jumat 28 Feb 2014 21:41 WIB

Rep: Niken Paramita Wulandari/ Red: Bilal Ramadhan

Java Jazz

Java Jazz

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Jakarta International Java Jazz Festival (JJF) sukses memasuki usia ke-10. Dan tak bisa dipungkiri Festival jazz terbesar di Asia ini berhasil memuaskan dahaga musik jazz dari berbagai kalangan.

Meski begitu, bukan berarti JJF sudah sempurna. Pengamat musik Benz Leo berharap, JJF bisa lebih banyak memberikan ruang belajar bagi musisi Indonesia kepada musisi dunia yang hadir.

"Perlu ada workshop (musisi Indonesia dengan musisi dunia)," katanya.

Dengan begitu, lanjut Leo, musisi Indonesia bisa mencuri ilmu kemampuan bermusik musisi internasional. "Ada alih ilmu. Semacam dialog musisi jazz tamu dengan Indonesia," ujar Benz.

Tahun ini nama-nama internasional yang tercatat mencicipi panggung JJF diantaranya, Jamie Cullum, Natalie Cole, Snarky Puppy, The James Taylor Quartet dan lainnya.

JJF 2014 digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Digelar selama tiga hari, 28 Februari-2 Maret 2014 dengan harga tiket mulai Rp 500 ribu untuk daily pass dan Rp 1,2 juta untuk 3 day pass.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA