Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Kiprah Farida Pasha Hingga Akhirnya Perankan Mak Lampir

Ahad 17 Jan 2021 14:59 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti

Karakter Mak Lampir yang diperankan oleh Farida Pasha.

Karakter Mak Lampir yang diperankan oleh Farida Pasha.

Foto: Genta Buana Pitaloka.
Nama Farida Pasha mulai mencuat di industri film pada 1977.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dunia perfilman Tanah Air kembali berduka. Aktris senior Farida Pasha meninggal dunia pada Sabtu (16/1) sekitar pukul 19.35 WIB.

Almarhumah mengembuskan napas terakhir pada usia 68 tahun karena sakit. Nama Farida Pasha mulai mencuat di industri perfilman pada 1977, lewat film Guna-Guna Istri muda yang meledak di bioskop Indonesia.

Film tersebut lantas berlanjut melalui sekuelnya berjudul Pembalasan Guna-Guna Istri Muda pada 1978. Sinema tersebut juga diramaikan oleh aktor dan aktris terkenal pada zamannya yakni Roy Marten, Rina Hassim, dan Aedy Moward.

Dengan kesuksesannya, dia kembali mendapat peran yang sama dan menjadi pemeran utama dalam film mistik antara lain Nenek Gondrong dan Dukun Ilmu Hitam. Farida terkenal dengan peran sebagai Mak Lampir dalam film dan sinetron kolosal "Misteri Gunung Merapi".

Hingga 2018, tercatat ada sekitar 30 film yang sudah dia bintangi sejak 1977. Sementara untuk sinetron setidaknya ada lima judul yang pernah dia mainkan.

Ibu dari mantan penyiar berita Gita Sonia dan nenek dari penyanyi Ify Alyssa ini juga mendapat banyak penghargaan. Salah satunya penghargaan Lifetime Achievement dari Festival Film Bandung (FFB) sebagai bentuk apresiasi dan dedikasi atas kiprahnya di dunia film. Penghargaan itu diberikan pada November 2020.

Forum Film Bandung, penyelenggara FFB, menggambarkan almarhumah sebagai sosok aktris yang berhasil memainkan perannya dengan sangat ikonik.

"Rasa-rasanya semua masyarakat pasti kenal dengan karakter Mak Lampir yang dia perankan. Semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan kebatahan yang luar biasa," demikian tulis FFB di laman Instagram-nya, Ahad (17/1).

Gina Sonia mengatakan, almarhumah awalnya sakit vertigo dan lambung, namun kondisinya terus melemah. Setelah dibawa ke rumah sakit, diketahui bahwa hasil swab almarhumah positif Covid-19.

"Setelah dilakukan berbagai tes dan rontgen mama terkena early pneumonia, juga hasil swab-nya positif," kata Gina dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Ahad (17/1).

Farida Pasha dirawat sejak Rabu (13/1) dan mendapat perawatan yang intensif di RS Tarakan, Jakarta. Gina mengatakan begitu banyak kemudahan dan bantuan banyak pihak, yang dia dapat sejak ibundanya sakit hingga akhir hayatnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA