Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Arifin Putra: Hidroponik Solusi Berkebun di Lahan Sempit

Rabu 22 Apr 2020 22:32 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Aktor Arifin Putra menganggap lahan sempit bukanlah halangan untuk berkebun.

Aktor Arifin Putra menganggap lahan sempit bukanlah halangan untuk berkebun.

Foto: Shelbi Asrianti/Republika
Arifin Putra telah mencoba hidroponik di lahan sempit unit apartemennya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memiliki lahan sempit atau tidak sama sekali bukanlah alasan untuk tidak menghijaukan tempat tinggal, seperti di rumah maupun apartemen. Menurut aktor Arifin Putra, terdapat sejumlah kiat untuk bercocok tanam di apartemen. Salah satunya adalah memilih media bertanam yang cocok, seperti hidroponik yang tidak menggunakan tanah.

"Kalau tinggal di apartemen gini bisa pesan hidroponik yang kecil, isinya ada 12 pot, dan tinggal isi air tiap hari," kata Arifin melalui siaran Instagram Live bersama Earth Hour Indonesia, Rabu.

Selain memerhatikan kadar air, Årifin menyarankan untuk memasang timer di lampu LED yang berfungsi sebagai pengganti cahaya matahari. Dengan adanya timer, pengguna tidak perlu repot mematikan lampu secara manual ketika dirasa cukup.

Tak hanya bertanam secara hidroponik, Arifin juga melakukan composting di apartemennya. Menurutnya, caranya mudah, hanya perlu konsisten untuk mengumpulkan sampah organik di sebuah wadah lalu diletakkan di kompos besar yang ada di balkon.

Selain mendaur ulang sampah organik, limbah anorganik seperti karton susu, botol, dan sebagainya juga dapat didaur ulang di apartemen.

"Daur ulang di apartemen susah-susah gampang, ya. Biasanya memang disiapin dulu, dan dikumpulkan di sebuah wadah khusus. Lalu, seminggu sekali, kalau hari Ahad ada pengumpulan sampah daur ulang di apartemenku," kata Arifin.

Aktor film Foxtrot Six itu juga menyarankan untuk memberikan sampah anorganiknya ke bank sampah di DKI Jakarta. Ia menilai, bank sampah mempermudah penyaluran.

"Kalau di DKI ada bank sampah gratis, selama kita ada sampah anorganik, minimal 3 kg, mereka akan kirim truk untuk jemput, jadi mudah," tambah Arifin.


sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA