Jumat, 15 Rajab 1440 / 22 Maret 2019

Jumat, 15 Rajab 1440 / 22 Maret 2019

Hidangan Khas Perayaan Imlek

Kamis 07 Feb 2019 15:08 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Karta Raharja Ucu

 Kue keranjang yang telah siap jual di rumah produksi Ny. Lauw, Tangerang, Banten, Kamis (28/1).  (Republika/Raisan Al Farisi)

Kue keranjang yang telah siap jual di rumah produksi Ny. Lauw, Tangerang, Banten, Kamis (28/1). (Republika/Raisan Al Farisi)

Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Setiap hidangan yang identik dengan Imlek memiliki makna tersendiri

REPUBLIKA.CO.ID, Perayaan Imlek menjadi momentum berkumpul bersama keluarga. Layaknya Hari Raya Idul Fitri, perayaan Imlek juga memiliki hidangan khas. Hidangan itu menjadi cara mempererat pertemuan keluarga.

Budaya Tionghoa sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Karena itu, setiap hidangan yang identik dengan Imlek memiliki simbolisme dan makna tersendiri.

Dalam artikel Filosofi Dibalik Makanan Khas Imlek yang terbit di Republika, pakar kuliner Aji Chen Bromokusumo menjelaskan beberapa makanan yang khas dengan perayaan Imlek.

1. Ca Rebung

Ca rebung atau bu bu gao sheng melambangkan hidup dengan semangat baru sesuai filosofi tunas bambu, yakni semakin tinggi dan besar. Karena itu, bu bu gao sheng berarti semakin lama, semakin sukses dalam segala aspek kehidupan dan kesehatan.

2. Timun Laut

Timun laut atau haisom memiliki makna sebuah harapan yang berlimpah rezeki yang banyak. Menu itu tidak mudah dan murah untuk ditemukan, apalagi yang memiliki kualitas bagus.

Karena itu, belum tentu setiap rumah menyajikan hidangan timun laut saat perayaan Imlek. Proses pengolahan haisom butuh perlakuan khusus. Sesaat setelah dibeli, hoisom perlu dibakar hingga kulit kerasnya mengelupas. Kemudian, hoisom didiamkan selama tiga hingga empat hari sebelum dimasak.

3. Kue Ketan ala Kanton

Kue ketan ala Kanton, Tiongkok Selatan atau nuomi fan memiliki makna kebersamaan dan kekompakan dalam keluarga. Sebenarnya, bentuk asli makanan itu seperti kwetiau yang berantakan. Namun, ada yang sengaja menggunakan daun lotus untuk menghasilkan bentuk kue yang bagus dan aroma harum.

4. Kue Keranjang Kukus

Salah satu makanan yang harus ada adalah kue keranjang. Kue keranjang itu juga disebut nian gao. Sebenarnya, bentuk asli kue keranjang mirip lontong dan memiliki rasa tawar. Namun karena pengaruh lokal, kue keranjang di Indonesia memiliki rasa manis dan berwarna coklat.

Warna dan rasa itu dari gula yang terkaramelisasi. Dahulu, kue keranjang dibuat dalam keranjang-keranjang kecil dari anyaman bambu. Sementara kue keranjang sendiri, melambangkan kebersamaan dan kekompakan keluarga.

5. Telur Teh

Telur yang direbus dalam air teh, memiliki simbol kesuburan. Hidangan ini memiliki guratan coklat. Sebab, biasanya cangkang telur dibuat setengah retak saat setengah matang. Tujuannya, agar air rebusan teh meresap ke dalam.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA