Senin 18 Mar 2024 17:50 WIB

TGB Gagal Lolos ke Senayan Meski Raih Suara Nyaris 200 Ribu

TGB gagal lolos karena Perindo tak sampai ambang batas parlemen.

Rep: Bayu Adji/ Red: Teguh Firmansyah
Ketua Harian Nasional DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi menyerukan pengurus dan kader partai untuk bekerja kolektif dalam mensejahterakan rakyat.
Foto: Istimewa
Ketua Harian Nasional DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi menyerukan pengurus dan kader partai untuk bekerja kolektif dalam mensejahterakan rakyat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tuan Guru Bajang (TGB) M Zainul Majdi menjadi salah satu tokoh nasional yang gagal lolos ke DPR pada pemilihan umum (pemilu) 2024. Sosok yang bertarung di daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Barat (NTB) II itu harus pasrah tak lolos ke Senayan.

TGB sebenarnya menjadi calon anggota legislatif (caleg) DPR meraih suara paling banyak di dapil NTB II, yaitu 182.024 suara. Namun, Partai Perindo yang tak bisa mencapai suara empat persen secara nasional menjadi penyebab TGB tak bisa melaju ke Senayan.

Baca Juga

Berdasarkan hasil rekapitulasi nasional yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk wilayah NTB pada Jumat (15/3/2024), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) meraih suara tertinggi di dapil NTB II, yaitu 347.607 suara. Setelahnya, ada Partai Golongan Karya (Golkar) dengan 260.004 suara. Ketiga, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meraih 222.225 suara.

Keempat, ada Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang meraih 173.716 suara, Partai Amanat Nasional (PAN) meraih 166.161 suara, Partai Demokrat meraih 163.985 suara, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meraih 160.823 suara, dan Partai Nasdem meraih 147.062 suara. Sedangkan Partai Perindo meraih 206.299 suara.

Diketahui, terdapat delapan kursi DPR untuk dapil NTB II. Berdasarkan penghitungan dengan metode sainte lague, kursi itu akan tersebar masing-masing satu untuk Partai Gerindra, Partai Golkar, PKS, PPP, PAN, Partai Demokrat, PKB, dan Partai Nasdem. 

Adapun calon anggota legislatif (caleg) yang akan melaju ke Senayan adalah Lale Syifaun Nufus dari Partai Gerindra, Sari Yuliati dari Partai Golkar, Abdul Hadi dari PKS, Ermalena dari PPP, Muazzim Akbar dari PAN, Nanang Samodra dari Partai Demokrat, Lalu Hadrian Irfani dari PKB, dan Fauzan Khalid dari Partai Nasdem.

Secara perolehan suara, caleg-caleg yang lolos ke Senayan kalah dari TGB. Namun, ironisnya, Partai Perindo yang menjadi kendaraan politik TGB tak bisa melewati ambang batas 4 persen, sehingga mantan gubernur NTB itu tak bisa lolos ke Senayan. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement