Kamis 14 Dec 2023 15:30 WIB

Tahun Depan BUKA dan GOTO Diproyeksi Oke, Beli atau Jual?

Rekomendasinya, BUKA dibeli dan GOTO ditahan (hold).

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Fuji Pratiwi
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (18/11/2022).
Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (18/11/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia Christopher Rusli menyebutkan, ada dua perusahaan teknologi digital yang menjadi perhatian Mirae Asset saat ini, yaitu PT Bukalapak.com Tbk (BUKA, rekomendasi Trading Buy, TP Rp 240) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO, rekomendasi Hold, TP Rp 94, under review).

BUKA, kata dia, akan diuntungkan dari ekspansi pada segmen specialty verticals dan segmen online to offline (O2O) melalui program Mitra Bukalapak ketika kondisi makroekonomi di Indonesia membaik. Faktor lain yang akan mendukung kinerja BUKA, sambungnya, yaitu posisi adjusted EBITDA perseroan yang lebih dulu berpotensi berbalik positif dibanding pesaing pada akhir 2023.

Baca Juga

GOTO pun dinilai memiliki prospek kinerja lebih cerah dibanding sebelumnya setelah pembelian 75 persen saham PT Tokopedia (Tokped) oleh ByteDance yang mengendalikan Tiktok. "Kinerja adjusted EBITDA perseroan akan semakin cepat positif dibanding prediksi sebelumnya," ujar Christopher dalam Media Day di Jakarta, Kamis (14/12/2023).

Christopher menyebutkan, prospek GOTO itu didukung oleh lima faktor. Pertama, prediksi dikuasainya pangsa pasar Gross Merchandise Value (GMV) e-commerce setelah akuisisi Tokopedia oleh Tiktok sekitar 40 persen sampai 50 persen. Sebelumnya Shopee 36 persen, Tokopedia 35 persen, serta Tiktok Shop lima persen.

Kedua, sambungnya, keuangan yang lebih fleksibel. Ketiga, keuntungan dari penjualan live, karena pengguna Tiktok Indonesia merupakan tertinggi kedua di dunia. 

Keempat, potensi cross selling 125 juta pengguna Tiktok untuk layanan dan produk lain GOTO. Kelima, penurunan beban biaya GOTO, karena beban Tokopedia tidak lagi terkonsolidasi ke kinerja GoTo Gojek Tokopedia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement