Jumat 01 Dec 2023 17:25 WIB

Kemenag Terbitkan Mushaf Alquran Terjemahan Bahasa Melayu Ambon

Kemenag memiliki 26 Alquran yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa daerah.

Alquran (ilustrasi).
Foto: Republika.co.id
Alquran (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama menerbitkan mushaf Alquran terjemahan bahasa Melayu Ambon sebagai upaya memudahkan masyarakat di daerah mempelajari Alquran sekaligus melestarikan kearifan lokal.

"Dengan adanya terjemahan ini, diharapkan masyarakat Ambon akan lebih mudah memahami Alquran dan menjadikannya lebih membumi," ujar Kepala Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi (LKKMO) Balitbang Diklat Kemenag Moh. Isom dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (1/12/2023).

Baca Juga

Isom mengatakan setelah penerjemahan mushaf Alquran ke dalam bahasa Melayu Ambon, kini Kemenag memiliki 26 Alquran yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa daerah.

Isom berharap mushaf Alquran terjemahan bahasa Melayu Ambon ini dapat dijadikan muatan lokal di madrasah dan sekolah di wilayah Ambon.

“Saya berharap selain Alquran terjemahan ini bisa dicetak lebih banyak lagi oleh pihak-pihak terkait di Ambon, dosen dan guru di Ambon dapat di-training, agar nantinya dapat lebih mengenalkan Alquran Bahasa Melayu Ambon di kampus dan sekolah," kata Isom.

Proses penerjemahan ini, kata dia, merupakan upaya dalam pelestarian kebudayaan yang sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Isom juga menjelaskan alasan Kemenag menerjemahkan Al Quran dalam beragam bahasa daerah. Pertama, bahasa daerah memiliki jumlah penutur yang sangat banyak. Kedua, kondisi sejumlah bahasa daerah saat ini terancam punah.

"Kami akan lebih mengedepankan penerjemahan Alquran dalam bahasa daerah yang jumlah penuturnya lebih banyak di suatu daerah atau kita terjemahkan ke dalam bahasa yang bahasa itu hampir punah," kata Isom.

Proses penerjemahan melibatkan banyak pihak. Kemenag bersinergi dengan para akademisi, tokoh agama, tokoh adat, dan lembaga pelestarian bahasa daerah setempat.

"Kami juga bekerja sama dengan kampus-kampus UIN, IAIN, dan STAIN di berbagai daerah se-Indonesia. Semoga keberadaan Alquran terjemah bahasa daerah ini akan memudahkan masyarakat untuk menerima dan memahami kitab suci agamanya," ujarnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement