Thursday, 22 Zulqaidah 1445 / 30 May 2024

Thursday, 22 Zulqaidah 1445 / 30 May 2024

Gelar Operasi Pasar, Bea Cukai Pekanbaru Tindak Ribuan Batang Rokok Ilegal

Kamis 19 Oct 2023 14:42 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Cegah peredaran barang kena cukai (BKC) ilegal, Bea Cukai Pekanbaru berhasil menindak ribuan batang rokok ilegal berinilai belasan juta rupiah dalam kegiatan operasi pasar di wilayah Kota Pekanbaru pada Rabu-Kamis (11-12/10/2023).

Cegah peredaran barang kena cukai (BKC) ilegal, Bea Cukai Pekanbaru berhasil menindak ribuan batang rokok ilegal berinilai belasan juta rupiah dalam kegiatan operasi pasar di wilayah Kota Pekanbaru pada Rabu-Kamis (11-12/10/2023).

Foto: Dok Bea Cukai
Bea Cukai Pekanbaru mampu menindak sebanyak 19.720 batang rokok polos

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Cegah peredaran barang kena cukai (BKC) ilegal, Bea Cukai Pekanbaru berhasil menindak ribuan batang rokok ilegal berinilai belasan juta rupiah dalam kegiatan operasi pasar di wilayah Kota Pekanbaru pada Rabu-Kamis (11-12/10/2023).

“Ini adalah wujud penegakan tugas kami sebagai community protector dalam mencegah peredaran barang ilegal, khususnya di wilayah pengawasan Bea Cukai Pekanbaru,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Pekanbaru, Tommy Hutomo.

Terkait jumlah tangkapan, Tommy menjelaskan bahwa dalam operasi ini pihaknya mampu menindak sebanyak 19.720 batang rokok polos atau rokok yang tidak dilekati pita cukai dengan perkiraan potensi kerugian negara mencapai Rp 16.129.259. Saat ini seluruh barang bukti telah dibawa ke Kantor Bea Cukai Pekanbaru untuk ditindaklanjuti.

Sebagai langkah preventif, dalam operasi pasar ini juga dilakukan sosialisasi ketentuan cukai, serta ciri-ciri dan dampak peredaran rokok ilegal kepada pemilik toko. “Harapannya seluruh masyarakat Pekanbaru dan pihak terkait berkomitmen untuk bekerja sama. Operasi pasar akan terus kami lakukan sebagai wujud tanggung jawab kami dalam menekan peredaran rokok ilegal,” kata Tommy.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
Terpopuler