Kamis 20 Apr 2023 10:09 WIB

Lautaro Martinez Sebut Derby Milan di Semifinal Liga Champions Sangat Spesial

Derby Milan akan tersaji lima kali sepanjang musim ini.

Lautaro Martinez dari Inter Milan berpelukan dengan mantan pemain Inter Milan Diego Milito pada akhir pertandingan sepak bola leg kedua perempat final Liga Champions antara Inter Milan dan Benfica di stadion San Siro di Milan, Italia, Kamis (20/4/2023) dini hari WIB.
Foto: AP Photo/Luca Bruno
Lautaro Martinez dari Inter Milan berpelukan dengan mantan pemain Inter Milan Diego Milito pada akhir pertandingan sepak bola leg kedua perempat final Liga Champions antara Inter Milan dan Benfica di stadion San Siro di Milan, Italia, Kamis (20/4/2023) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Striker Inter Milan Lautaro Martinez mengatakan laga derby Milan melawan AC Milan di semifinal Liga Champions musim 2022/2023 akan menjadi sangat spesial. Inter dan Milan akan bertemu di empat besar setelah keduanya menyingkirkan lawan-lawannya pada babak perempat final. Nerazzurri menyingkirkan Benfica dengan agregat 5-3, sementara Rossoneri menghentikan Napoli dengan agregat 2-1.

Dengan ini, kedua tim akan berhadapan lima kali sepanjang musim ini di semua kompetisi.

Baca Juga

"Ini akan menjadi pertandingan yang sangat spesial. Kami tahu apa artinya memainkan derby di semifinal Liga Champions," kata Lautaro, dilansir dari Football Italia, Kamis (20/4/2023).

Meskipun demikian, pemain tim nasional Argentina itu mengatakan sebelum tampil pada laga derby Milan, ia dan rekan-rekannya harus fokus terlebih dahulu untuk memperbaiki penampilan di Serie A. Sebab dalam empat pertandingan terakhir, gagal meraih kemenangan dengan satu seri dan tiga kalah.

Hasil minor itu juga membuat tim asuhan Simone Inzaghi itu turun ke peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan koleksi 51 poin dari 30 pertandingan.

"Sekarang kami harus menebus kekalahan di Serie A dan baru bisa memikirkan Liga Champions," kata Lautaro.

Dalam kesempatan yang sama, striker 25 tahun itu juga mengungkapkan kegembiraannya karena dapat mengantarkan timnya melaju ke babak semifinal setelah terakhir kali tim Biru Hitam melakukannya pada 2010.

Ia membantu timnya lolos dengan sumbangan satu gol dan satu assist pada leg kedua melawan Benfica di San Siro pada Kamis dini hari WIB.

Pada laga yang berkesudahan dengan skor 3-3 itu, gol Inter lainnya dicetak oleh Nicolo Barella dan Joaquin Correa. Sementara itu, tiga gol The Eagles, julukan Benfica, dicetak oleh Fredrik Aursnes, Antonio Silva, dan Petar Musa.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement