Senin 06 Feb 2023 20:24 WIB

Muslim Belanda Lakukan Protes Terhadap Aksi Penodaan Alquran

Aksi penodaan Alquran terjadi di Eropa belum lama ini.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Muslim Belanda Lakukan Protes Terhadap Aksi Penodaan Alquran. Foto: Seseorang memegang salinan Alquran saat ikut serta dalam unjuk rasa untuk memprotes kebencian terhadap Muslim, di Den Haag, Belanda, Ahad (5/2/2023). Unjuk rasa itu diselenggarakan setelah seorang politisi Belanda, pemimpin kelompok Islamofobia Pegida, merobek halaman dari salinan Alquran di Den Haag pada akhir Januari 2023.
Foto: EPA-EFE/Robin van Lonkhuijsen
Muslim Belanda Lakukan Protes Terhadap Aksi Penodaan Alquran. Foto: Seseorang memegang salinan Alquran saat ikut serta dalam unjuk rasa untuk memprotes kebencian terhadap Muslim, di Den Haag, Belanda, Ahad (5/2/2023). Unjuk rasa itu diselenggarakan setelah seorang politisi Belanda, pemimpin kelompok Islamofobia Pegida, merobek halaman dari salinan Alquran di Den Haag pada akhir Januari 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, DEN HAAG -- Sekelompok Muslim Belanda menggelar protes di Den Haag, Ahad (5/2/2023). Mereka menentang aksi penodaan Alquran dan Islamofobia yang terjadi baru-baru ini.

Ratusan Muslim berbaris menuju alun-alun Koekamp. sebagai bagian dari protes "hentikan kebencian anti-Muslim". Hal ini diselenggarakan oleh Federasi Organisasi Islam (FIO) dan Asosiasi Organisasi Islam Wilayah Haaglanden (SIORH).

Baca Juga

Berkumpul di alun-alun, mereka meneriakkan slogan-slogan menentang penodaan kitab suci umat Islam, mengutuk tindakan Islamofobia semacam itu. Mereka juga melakukan shalat berjamaah dan membacakan ayat-ayat Alquran.

Kepala Yayasan Kebudayaan Islam Turki, Tahsin Cetinkaya, mengatakan Islamofobia telah meningkat ke "tingkat baru" di Belanda. “Muslim, masjid dan institusi Islam lainnya menghadapi berbagai tindakan Islamofobia selama bertahun-tahun, termasuk pengiriman surat ancaman ke masjid, penggantungan kepala babi di pintu masjid, serta pembakaran,” katanya dikutip di  Anadolu Agency, Senin (6/2/2023).

Cetinkaya mencatat pelaku tindakan tersebut merasa berdaya akibat sikap diam pejabat pemerintah. Ia pun meminta agar tindakan seperti ini dihentikan, termasuk bagi mereka yang menyimpan dendam terhadap Muslim dan Islam. Muslim yang tinggal di Belanda juga merupakan bagian dari negara.

Rasmus Paludan, seorang politisi ekstremis Denmark-Swedia dan pemimpin partai sayap kanan Stram Kurs (Garis Keras), telah membakar Alquran di luar Kedutaan Besar Turki di Stockholm, dengan perlindungan polisi dan izin dari otoritas Swedia pada 21 Januari lalu.

Minggu berikutnya, dia membakar salinan kitab suci Islam di depan sebuah masjid di Denmark. Dalam kesempatan itu ia mengatakan akan mengulangi tindakan yang sama setiap hari Jumat, sampai Swedia termasuk dalam NATO.

Sementara itu, politikus sayap kanan Belanda sekaligus pemimpin Patriotik Eropa Melawan Islamisasi Barat (PEGIDA), Edwin Wagensveld, merobek Alquran sebelum membakarnya pada aksi demonstrasi anti-Islam di Enschede pada akhir Januari.

Swedia dan Finlandia secara resmi mendaftar untuk bergabung dengan NATO Mei lalu, sebuah keputusan yang dipicu oleh perang Rusia di Ukraina. Kesepakatan bulat dari semua anggota NATO, termasuk Türkiye selaku anggota selama lebih dari 70 tahun, diperlukan agar setiap anggota baru dapat diterima di aliansi.

Di bawah memorandum yang ditandatangani Juni lalu antara Türkiye, Swedia dan Finlandia, kedua negara Nordik ini berjanji mengambil langkah-langkah melawan teroris untuk mendapatkan keanggotaan dalam aliansi NATO.

Dalam memorandum tersebut, Swedia dan Finlandia sepakat untuk tidak memberikan dukungan kepada kelompok teroris seperti PKK dan cabangnya serta Organisasi Teroris Fetullah (FETO), sekaligus mengekstradisi tersangka teroris ke Türkiye.

Türkiye mengatakan kedua negara, khususnya Swedia, perlu berbuat lebih banyak untuk memenuhi janji mereka, terutama setelah demonstrasi baru-baru ini oleh para pendukung kelompok teror PKK dan pembakaran Alquran di Stockholm.  

Sumber:

https://www.aa.com.tr/en/world/muslims-in-netherlands-protest-desecration-of-quran/2807332

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement