Sabtu 28 Jan 2023 16:01 WIB

Ratusan Atlet Indonesia Ikut Tokyo Marathon 2023, Meriahkan 65 Tahun Hubungan RI-Jepang

Tingginya minat atlet Indonesia di Tokyo Marathon menandakan eratnya dua negara

Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi menyebut, setidaknya ada 120 atlet dari Indonesia yang bakal ikut serta dalam ajang Tokyo Marathon 2023.
Foto: istimewa/doc humas
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi menyebut, setidaknya ada 120 atlet dari Indonesia yang bakal ikut serta dalam ajang Tokyo Marathon 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tokyo Marathon 2023 akan digelar di Kota Tokyo, Jepang, pada 5 Maret mendatang. Ratusan pelari dari Indonesia pun akan ikut serta dalam acara itu. 

Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi menyebut, setidaknya ada 120 atlet dari Indonesia yang bakal ikut serta dalam ajang Tokyo Marathon 2023. 

Ia menilai, tingginya antusiasme pelari asal Indonesia untuk mengikuti Tokyo Marathon menandakan eratnya hubungan antar dua negara. 

"Kebetulan juga tahun ini 65 tahun hubungan Indonesia-Jepang. Jadi kami ingin menunjukkan ke masyarakat Jepang kedekatan antara dua negara ini. Bukan hanya dari sisi politik, tapi juga yang terkait olahraga, sosial budaya dan lain-lain," kata Heri Akhmadi di acara workshop 'Let's Talk About Tokyo Marathon 2023 yang digagas Cerita Lari bersama Pocari Sweat, di Plaza Indonesia, Jakarta, Sabtu (28/1/2023).

"Jadi Ini sekaligus memeriahkan 65 tahun persahabatan Indonesia-Jepang," sambung Heri.  

Pada kesempatan itu, Heri Akhmadi turut menyapa langsung para atlet asal Indonesia yang akan mengikuti ajang Tokyo Marathon 2023. 

Heri pun memastikan, Kedubes RI di Jepang siap menyambut kedatangan para atlet. 

Pihaknya sudah menyiapkan acara carbo loading di Wisma Kedubes RI.  Para atlet bisa menyantap berbagai makanan kaya karbohidrat yang telah disiapkan. 

Tujuan carbo loading ini untuk meningkatkan kadar glikogen dalam otot sebelum melakukan endurance race.

Bahkan, Kedubes RI juga sudah menyiapkan tempat latihan bagi para atlet agar mereka tetap fit sambil menunggu ajang Tokyo Marathon digelar pada 5 Maret.

"Kalau untuk latihan kecil, nanti bisa muterin Istana Kaisar yang jaraknya sekitar 5 kilometer," kata Heri. 

Dengan berbagai dukungan itu, Heri berharap keikutsertaan ratusan pelari Indonesia dalam Tokyo Marathon bisa berjalan lancar.

Sebab, ia menilai ajang Tokyo Marathon bukan hanya sekedar olahraga biasa, tapi juga ajang diplomasi antara tuan rumah dan tamunya. 

"Ini sangat penting bagi kami sebagai bagian untuk kegiatan diplomasi yang kita lakukan," kata mantan Anggota DPR itu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement