Monday, 8 Rajab 1444 / 30 January 2023

10 Korban Meninggal Ledakan Lobang Tambang Sawahlunto Teridentifikasi

Jumat 09 Dec 2022 20:34 WIB

Rep: Febrian Fachri / Red: Ilham Tirta

 Tim penyelamat dan pekerja menunggu di pintu masuk tambang batu bara saat mencari korban setelah ledakan Jumat, 9 Desember 2022, di Sawahlunto, Sumatera Barat, Indonesia. Sejumlah orang tewas dalam ledakan itu.

Tim penyelamat dan pekerja menunggu di pintu masuk tambang batu bara saat mencari korban setelah ledakan Jumat, 9 Desember 2022, di Sawahlunto, Sumatera Barat, Indonesia. Sejumlah orang tewas dalam ledakan itu.

Foto: AP/Devanya Zianisa
Dua orang mengalami luka masih dirawat di rumah sakit.

REPUBLIKA.CO.ID, SAWAHLUNTO -- Ledakan besar terjadi di tambang Batu Bara PT Nusa Alam Lestari (NAL) yang terletak di Parambahan, Kecamatan Talawi, Kabupaten Sawahlunto, Sumatera Barat pada Jumat (9/12/2022) pukul 08.30 WIB. Total 12 orang menjadi korban, 10 di antaranya meninggal dunia dan 2 orang luka-luka.

“Prakiraan awal, ledakan disebabkan oleh tingginya kadar gas Metana/Hidrokarbon (CH4)," kata Koorpos Basarnas Lima Puluh Kota, Robi saat dikonfirmasi.
 
Robi merinci identitas 10 orang korban meninggal dunia. Mereka adalah Budiaman (40 tahun), asal Lumindai; Kaspion (50) asal Batu Pipik; Nori Indra (35) asal Bukit Bual;  Asmidi (43) asal Sijantang.
 
Kemudian, Guntur (37) asak Sijantang; Samidi asal Sijantang; Robi Zaldi asal Bukit Bual; Eri mario asal Sijantang; M Aljina (52) asal Bukit Bual; dan Budiman (43) asal Bukit Bual.
 
Robi menjelaskan, tambang PT Nusa Alam Lestari (NAL) Parambahan memiliki kedalaman 281 meter dan panjang blower 150 meter. Saat ini, pencarian sudah selesai dilakukan.
 
Semua korban meninggal dunia dan korban luka sudah ditangani dan diidentifikasi di RSUD Kota Sawahlunto. Selain 12 korban itu, saat kejadian ada dua orang lainnya, namun mereka selamat.
 
 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA