Tuesday, 16 Rajab 1444 / 07 February 2023

HIV Dapat Berdampak pada Sistem Saraf, Sering Kebas Jadi Gejalanya

Jumat 09 Dec 2022 15:19 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Nyeri lengan (Ilustrasi). Sering merasa kebas menjadi salah satu gejala neuro HIV.

Nyeri lengan (Ilustrasi). Sering merasa kebas menjadi salah satu gejala neuro HIV.

Foto: Republika/Reiny Dwinanda
Orang dengan HIV dapat mengalami neuro HIV.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter spesialis saraf RSUP Fatmawati Arfan Mappalilu mengatakan bahwa HIV dapat berdampak pada sistem saraf penderitanya atau dikenal dengan istilah neuro HIV. Salah satu gejalanya adalah sering merasakan kebas.

"Jarang yang mengetahui kadang-kadang terkena sistem saraf, baik sistem saraf pusat maupun sistem saraf perifer," ujar Arfan dalam diskusi virtual Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan yang diikuti dari Jakarta, Jumat (9/12/2022).

Baca Juga

Arfan menjelaskan, yang dimaksud neuro HIV ialah adanya keterlibatan sistem saraf sebagai dampak infeksi HIV, baik sistem saraf pusat atau otak maupun tulang belakang dan sistem saraf perifer seperti yang ada di lengan.

"Ketika virus HIV masuk ke dalam tubuh sampai dengan timbulnya gejala dari penyakit yang dikenal sebagai AIDS bisa memerlukan waktu lima hingga 10 tahun," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA