Sunday, 14 Rajab 1444 / 05 February 2023

Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Imogiri Bantul

Selasa 06 Dec 2022 18:14 WIB

Red: Ilham Tirta

Sejumlah bangunan rusak akibat angin puting beliung (ilustrasi).

Sejumlah bangunan rusak akibat angin puting beliung (ilustrasi).

Foto: Republika/Prayogi
Sampai saat ini belum ada laporan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Angin puting beliung yang melanda wilayah Kelurahan Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (6/12/2022) siang berdampak pada kerusakan puluhan rumah warga. Kepala Desa Selopamioro, Sugeng mengatakan, puluhan rumah itu tersebar di empat pedukuhan, yaitu Dusun Kalidadap I, Kalidadap II, dan Dusun Srunggo I, serta Srunggo II.

"Berdasarkan pendataan sementara, kerusakan rumah di Dusun Kalidadap I ada satu rumah, kemudian Dusun Kalidadap II ada 12 rumah, selanjutnya Dusun Srunggo I ada 32 rumah, dan Dusun Srunggo II ada 25 rumah," katanya di Bantul, Selasa.

Kerusakan rumah sebagian besar terjadi pada atap atau genteng. Ada juga rumah yang mengalami rusak parah karena tertimpa pohon yang roboh akibat terjangan angin puting beliung.

"Untuk yang di Dusun Kalidadap II adalah merupakan lokasi dari angin puting beliung yang paling parah di sekitar rumah Pak Dakir, di sekitarnya ada tiga rumah yang memang parah hampir semuanya genteng sampai turun ke bawah," katanya.

Namun demikian, kata dia, tidak ada korban jiwa akibat kejadian angin pada sekitar pukul 12.40 WIB tersebut.

"Untuk sementara korban jiwa ini tidak ada, Alhamdulillah. Dan mudah-mudahan nanti juga tidak akan terjadi adanya korban," katanya.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana dalam pesan tertulisnya membenarkan kejadian yang mengakibatkan kerusakan rumah warga di wilayah Selopamioro itu. "Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, baik luka berat maupun luka ringan. Kerugian berwujud materiil, atap rumah rusak, pohon tumbang, kabel listrik penerangan jalan putus," katanya.

Dia mengatakan, untuk penanganan bencana dilaksanakan dari relawan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kalurahan Selopamioro, Sriharjo, dan dibantu warga sekitar.

Dia juga menyebutkan, tim medis dari Pukesmas Imogiri 1 dan Puskesmas Imogiri II siaga di lokasi kejadian.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA