Monday, 15 Rajab 1444 / 06 February 2023

BSSN Sampaikan Panduan Keamanan Menggunakan Twitter

Selasa 06 Dec 2022 17:36 WIB

Red: Muhammad Hafil

Juru Bicara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Ariandi Putra

Juru Bicara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Ariandi Putra

Foto: Dok Republika
Data pengguna twitter rentan bocor.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Adanya media sosial seperti Twitter memang semakin memudahkan pengguna untuk selalu terhubung dengan teman dan keluarga. Tetapi, kadang pengguna tidak menyadari betapa banyaknya data mereka yang dimiliki oleh media sosial tersebut yang mungkin rentan bocor.

Berikut adalah beberapa tips dan trik yang dianjurkan Juru Bicara Siber dan Sandi Negara (BSSN) Ariandi Putra untuk mengamankan datanya. Pertama, gunakan kata sandi yang kuat dan unik.

Baca Juga

"Buat kata sandi yang kuat dan unik untuk akun Twitter Anda. Sebaiknya Anda juga membuat kata sandi yang sama kuatnya dan hanya untuk alamat email yang terhubung dengan Twitter Anda," kata Ariandi melalui siaran persnya, Selasa (6/12/2022).

Buat kata sandi sepanjang minimum 10 karakter. Semakin panjang, semakin baik. Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Gunakan kata sandi berbeda untuk tiap situs web yang Anda kunjungi. 

Kedua, gunakan autentikasi dua faktor. Autentikasi dua faktor adalah lapisan keamanan tambahan untuk akun Twitter Anda. Autentikasi dua faktor akan melakukan pemeriksaan tambahan, tidak sekadar mengandalkan kata sandi, untuk membantu memastikan hanya Anda yang dapat mengakses akun Twitter Anda.

"Hanya orang yang memiliki akses ke kata sandi dan nomor ponsel Anda (atau kunci keamanan) yang dapat masuk ke akun Anda," kata Ariandi.

Ketiga, waspada tautan mencurigakan. Banyak pengguna Twitter mengirimkan tautan menggunakan pemendek URL, untuk membuat tautan unik dan pendek yang lebih mudah dibagikan di Tweet. 

Namun, pemendek URL dapat menyembunyikan domain akhir tautan tersebut, sehingga sulit untuk mengetahui arah tautan tersebut. Waspada terhadap tautan mencurigakan karena bisa jadi merupakan phising dan selalu pastikan Anda membuka halaman twitter.com sebelum memasukkan informasi masuk Anda. 

"Kapan pun Anda diminta untuk memasukkan kata sandi Twitter Anda, lihat sekilas URL pada bilah alamat di browser Anda untuk memastikan Anda berada di halaman twitter.com," kata Ariandi.

Selain itu, jika Anda menerima Direct Message (bahkan dari teman Anda) dengan URL yang terlihat janggal, jangan membuka tautan itu. Situs web phishing akan terlihat sama seperti halaman masuk Twitter, tetapi sebenarnya bukan merupakan situs web Twitter. Domain Twitter akan selalu memiliki https://twitter.com/ sebagai domain dasar.

Keempat, update aplikasi dan gunakan program antivirus. Selalu pasang versi dan patch yang terbaru untuk browser dan sistem operasi Anda. Patch sering kali dirilis untuk mengatasi ancaman keamanan spesifik. 

Pastikan juga Anda memindai komputer Anda secara rutin terhadap virus, spyware, dan adware. Jika Anda menggunakan komputer milik umum, pastikan Anda keluar dari Twitter setelah selesai. 

Kelima, periksa apakah akun disalahgunakan. Gunakanlah pengaturan Twitter untuk mengontrol informasi yang Anda bagikan. Mengetahui dan mengontrol pengaturan Anda adalah hal penting yang akan membantu melindungi informasi Anda. 

Twitter adalah tempat untuk menyebarkan ide dan informasi, terhubung dengan komunitas, dan melihat dunia di sekitar Anda. Untuk melindungi bagian terbaik dari pengalaman tersebut, Twitter menyediakan alat yang dirancang untuk membantu Anda mengontrol apa yang Anda lihat dan apa yang orang lain dapat lihat tentang Anda, agar Anda dapat berekspresi dengan nyaman di Twitter. 

Anda dapat menggunakan fitur “berhenti ikuti, bisukan, blokir, laporkan, saring notifikasi, tampilkan lebih jarang, mengontrol media yang Anda lihat di Tweet, dan melindungi Tweet”. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA