Saturday, 13 Rajab 1444 / 04 February 2023

PMI Bangun 500 Huntara untuk Warga Korban Gempa Cianjur

Senin 05 Dec 2022 22:16 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Palang Merah Indonesia (PMI) memulai pembangunan prototype Hunian Sementara (Huntara) untuk korban gempa (ilustrasi)

Palang Merah Indonesia (PMI) memulai pembangunan prototype Hunian Sementara (Huntara) untuk korban gempa (ilustrasi)

Foto: Humas PMI
Ratusan huntara yang akan dibangun tahap awal itu di dua desa .

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Palang Merah Indonesia (PMI) membangun hunian sementara (huntara) bagi korban gempa bumi di tiga desa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Huntara akan menjadi tempat tinggal mereka sambil menunggu pembangunan kembali rumah mereka yang ambruk dengan target awal sebanyak 500 huntara.

Koordinator Lapangan Tanggap Darurat Bencana PMI Cianjur, Fajar Aciana di Cianjur, Senin (5/12/2022) mengatakan ratusan huntara yang akan dibangun tahap awal itu di dua desa di Kecamatan Cugenang dan Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur. Pembangunan huntara tersebut agar warga tidak lagi menghuni tenda pengungsian.

Baca Juga

"Untuk target awal sekitar dalam dua pekan ini, sudah berdiri 150 huntara di tiga desa terdampak namun perkampungan-nya tidak relokasi. Kami bangunkan huntara yang tidak jauh dari rumahnya, sehingga mereka tetap dapat beraktifitas," katanya.

Ia menjelaskan huntara yang dibangun menggunakan material kayu kaso dan terpal memiliki luas 6X4 meter persegi. Huntara itu dapat dihuni satu keluarga dengan tiga orang anak dan diperkirakan dapat bertahan selama enam bulan ke depan.

Tidak hanya hunian untuk pemulihan ekonomi warga yang terdampak, PMI bersama federasi akan memberikan bantuan uang tunai agar mereka dapat membangun kembali usahanya atau pertanian yang selama mengungsi terbengkalai karena tidak dapat ditanami atau tidak digarap.

"Kita akan membantu berbagai kebutuhan dan logistik warga hingga tiga bulan ke depan, termasuk pendistribusian air bersih ke posko pengungsian dan perkampungan yang terdampak. Serta memberikan pelayanan kesehatan di posko terpusat dan mobile," katanya.

Untuk saat ini, pihaknya sudah menyelesaikan lima huntara di Desa Nagrak yang sudah dapat dihuni empat kepala keluarga dengan 12 jiwa. Fajar berharap warga yang ada di sekitar lokasi huntara dapat membantu dalam pembangunan agar cepat selesai dan segera dihuni.

 

 

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA