Thursday, 11 Rajab 1444 / 02 February 2023

BPBD Catat 18 Bangunan Rusak Akibat Angin Puyuh di Ciampea

Senin 05 Dec 2022 12:39 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Petugas BPBD mengevakuasi pohon tumbang di depan Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/10/2022).

Petugas BPBD mengevakuasi pohon tumbang di depan Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/10/2022).

Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Bangunan yang rusak terdiri 16 rumah warga, satu villa, dan satu kolam pancing.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 18 bangunan rusak akibat peristiwa angin puyuh di Kecamatan Ciampea. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Aris Nurjatmiko menyatakan, sebanyak 18 bangunan yang rusak itu terdiri dari 16 rumah warga, satu villa, dan satu kolam pancing.

"Kemarin, hari Ahad (4/12) telah dilaksanakan peninjauan di beberapa titik lokasi yang terdampak akibat intensitas curah hujan cukup tinggi disertai angin kencang atau puting beliung," kata Aris di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (5/12/2022).

Belasan bangunan yang mengalami kerusakan tersebut, kata dia, tidak menyebabkan korban jiwa. Namun, hingga kini, petugas masih melakukan penghitungan terhadap jumlah kerugian material dampak angin ribut tersebut. "Hanya kerugian material dari bangunan-bangunan yang rusak. Kerugian material, masih dalam asessment, sementara belum bisa diperkirakan," ujar Aris.

Bencana angin puyuh yang terjadi di Desa Tegalwaru dan Desa Cibanteng, kata dia, juga menyebabkan dua pohon tumbang. Satu di antaranya mengakibatkan akses jalan terputus sementara di Kampung Cikarawang, Desa Tegalwaru.

Aris menjelaskan, petugas BPBD bersama pemerintah desa, bhabinkamtibmas, babinsa, dan masyarakat sekitar membantu upaya penanganan dengan cara bergotong-royong untuk evakuasi bangunan rusak dan pohon tumbang yang menghalangi jalan. Khusus penanganan pohon tumbang di Desa Cibanteng, BPBD berkoordinasi dengan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Leuwiliang.

Pasalnya, batang pohon yang tumbang di bahu Jalan Raya Cinangneng tersangkut kabel dan menimpa tiang listrik. "Melakukan evakuasi sementara dengan cara menebang pohon tersebut. kemudian dilakukan penanganan tiang listrik yang terkena oleh pohon tumbang tersebut oleh pihak PLN," ucap Aris.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA