Friday, 5 Rajab 1444 / 27 January 2023

Perkuat Ketahanan Pangan, KRKP Dorong Lahirnya Petani Milenial

Ahad 04 Dec 2022 04:30 WIB

Red: Muhammad Akbar

Duta Petani Milenial Kabupaten Bogor

Duta Petani Milenial Kabupaten Bogor

Foto: istimewa
Kegiatan ini diikuti oleh 10 finalis yang sebelumnya mengikuti seleksi administrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) bersama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bogor mengadakan Bootcamp Duta Petani Milenial Kabupaten Bogor. Kegiatan yang dimulai sejak awal bulan lalu dilaksanakan selama lima hari di daerah Ciapus, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini diikuti oleh 10 finalis yang sebelumnya mengikuti seleksi administrasi dan wawancara dari total 53 peserta. Para finalis Duta Petani Milenial Kabupaten Bogor tersebut terdiri dari 7 laki-laki dan 3 perempuan.

Pada sambutan pembukaan Bootcamp, Said Abdullah selaku Koordinator Nasional KRKP menyampaikan bahwa program seperti ini penting untuk didorong mengingat tren petani terus menurun di Indonesia maupun tingkat global.

Pada kesempatan tersebut, Said juga menerangkan bahwa ada beberapa topik yang dilatih pada pelaksanaan bootcamp, yaitu branding, pertanian global dan nasional, sustainability, penentuan harga, business model canvas, dan hal lain yang diharapkan mampu diimplementasikan pada bisnis masing-masing.

"Setiap hari kita harus makan dan di situlah keberadaan petani muda menjadi penting sebagai tonggak tegaknya bangsa ini. Bung Karno mengatakan bahwa pangan itu menentukan hidup dan matinya suatu bangsa. Tanpa petani tak akan ada pangan," kata Said dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/12).

Pada kesempatan ini, turut hadir juga Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bogor, Ma'mur. Ia menekankan bahwa program pemilihan Duta Petani Milenial (DPM) mendapatkan dukungan dan perhatian khusus oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Hal ini ditunjukkan dengan besaran anggaran 20 persen untuk meningkatkan kapasitas petani muda untuk adaptasi bisnis, menyediakan ruang bagi para petani muda untuk saling terhubung, saling mendukung, dan saling memperkuat.

Ma'mur juga menyampaikan harapannya kepada para finalis DPM Kabupaten Bogor agar bersikap profesional dengan tetap melanjutkan yang telah didapatkan selama bootcamp. "Petani milenial seperti anda adalah bertani dengan ilmu. Anda dilatih dengan ilmu, dengan keterampilan.”

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA