Sunday, 7 Rajab 1444 / 29 January 2023

Belajar Islam, Siswa SMP di Inggris Kunjungi Masjid Madinah di Blackburn

Sabtu 03 Dec 2022 03:49 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah

 Murid dari sekolah Darwen Aldridge Enterprise Studio School di Oak Street, Blackburn, Inggris mengunjungi Masjid Madinah untuk berbagi budaya dan pengetahuan tentang keyakinan Islam. Belajar Islam, Siswa SMP di Inggris Kunjungi Masjid Madinah di Blackburn

Murid dari sekolah Darwen Aldridge Enterprise Studio School di Oak Street, Blackburn, Inggris mengunjungi Masjid Madinah untuk berbagi budaya dan pengetahuan tentang keyakinan Islam. Belajar Islam, Siswa SMP di Inggris Kunjungi Masjid Madinah di Blackburn

Foto: Lancashire Telegraph
Ini adalah pertama kalinya beberapa murid menginjakkan kaki di dalam masjid.

REPUBLIKA.CO.ID, LANCASHIRE -- Murid dari sekolah Darwen mengunjungi Masjid Madinah di Blackburn, Inggris untuk mengetahui lebih banyak tentang Islam dan kehidupan sehari-hari jamaah. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kursus Kewarganegaraan GCSE yang diajarkan di Darwen Aldridge Enterprise Studio School (DAES).

Siswa dari kelas 9, 10 dan 11 disambut oleh kepala sekolah Maulana Abbas yang memberikan tur masjid di Oak Street. Ada juga pembacaan beberapa puisi Islam, sastra, dan Alquran. Di akhir kunjungan, para siswa diajak oleh imam masjid untuk mengikuti sesi tanya jawab dan kemudian mencicipi makanan yang disiapkan oleh guru IPA, Hussain.

Baca Juga

Ini adalah pertama kalinya beberapa murid menginjakkan kaki di dalam masjid. Guru kewarganegaraan Arnone mengatakan seluruh perjalanan ini baginya adalah cara yang luar biasa untuk berbagi budaya dan pengetahuan tentang keyakinan Islam.

"Perjalanan masjid dan imam sangat ramah, dan sangat menyenangkan melihat siswa kami begitu terlibat dalam proses tersebut," ujar Arnone, dilansir dari Lancashire Telegraph, Jumat (2/12/2022).

"Masjid adalah tempat yang sangat ramah dari saat kami masuk hingga saat kami pergi. Kami semua terpesona oleh keindahan ruang sholat dan pendidikan yang berlangsung di masjid," jelasnya.

"Kami pergi dengan perasaan terangkat oleh pengalaman itu. Imam mengilhami para siswa untuk berpikir tentang budaya dan kepercayaan lain dan berbicara secara terbuka tentang imannya dan perjalanannya menjadi seorang imam," ujarnya.

"Secara keseluruhan, ini adalah pengalaman yang akan saya rekomendasikan kepada siapapun, apapun kepercayaan mereka," kata Arnone.

Maulana Abbas mengatakan, benar-benar menikmati menghabiskan waktu dengan semua siswa dan staf. Perilaku mereka sangat luar biasa. “Semua siswa sangat hormat dan memuji untuk sekolah mereka. Para guru melakukan pekerjaan yang luar biasa dan saya harap kami dapat mengadakan lebih banyak acara seperti ini untuk semua orang. Kerja bagus untuk semua yang terlibat," ujar Abbas.

Kepala Sekolah Colin Grand mengatakan ini merupakan kesempatan besar bagi siswa untuk mengembangkan pengetahuan modal budaya mereka. Sekolah ingin berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat karena membuat pengalaman ini menjadi sangat berkesan.

"Kami bangga dapat mengembangkan siswa kami melebihi apa yang kami ajarkan di kelas dan kunjungan seperti ini benar-benar melengkapi kurikulum dan mengembangkan generasi muda kami dengan pengetahuan mereka yang lebih luas," ujar Colin.

“Kami ingin berterima kasih kepada semua anggota dan sukarelawan komite Masjid Madinah karena mengizinkan siswa dan guru dari Darwen Aldridge Enterprise Studio untuk mengunjungi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya mempromosikan kohesi komunitas dari berbagai agama untuk dialami semua orang," jelas Colin.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA