Saturday, 6 Rajab 1444 / 28 January 2023

Dukungan Kapolri untuk Calon Panglima TNI

Jumat 02 Dec 2022 16:14 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Muhammad Hafil

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono didampingi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit prabowo (dari kiri ke kanan) tiba untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/12/2022). KSAL Yudo Margono menjadi calon tunggal panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang akan memasuki masa pensiun pada 21 Desember 2022. Pada kesempatan tersebut, Yudo memaparkan empat program prioritas mewujudkan visi TNI yang patriot. Republika/Putra M. Akbar

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono didampingi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit prabowo (dari kiri ke kanan) tiba untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/12/2022). KSAL Yudo Margono menjadi calon tunggal panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang akan memasuki masa pensiun pada 21 Desember 2022. Pada kesempatan tersebut, Yudo memaparkan empat program prioritas mewujudkan visi TNI yang patriot. Republika/Putra M. Akbar

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Kapolri mengantarkan calon Panglima TNI ke DPR.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, turut mendampingi Laksamana Yudo Margono menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR RI. Kehadiran Listyo turut menguatkan signal-signal sinergitas yang terjalin antara TNI-Polri.

Listyo menyampaikan, sesuai arahan Presiden Jokowi yang disampaikan berulang-ulang, TNI-Polri harus selalu solid, sinergi dan amanah. Ia menekankan, pesan itu selalu dijaga dan ini menjadi salah satu bukti kesolidan TNI dan Polri.

Baca Juga

"Ini kita bersama Kepala Staf yang lain mengantar Bapak KSAL, Laksamana Yudo atau biasa saya panggil Mas Yudo untuk mengikuti fit and proper test," kata Listyo di Komplek Parlemen, Jumat (2/12/2022).

Dari keluarga besar Polri, ia berharap, agar seluruh tahapan yang dijalani Yudo lancar sampai dengan pelantikan sebagai Panglima TNI. Tentu, lanjut Listyo, sinergitas ini sangat penting, apalagi Indonesia akan menghadapi tahun politik.

Ia menekankan, stabilitas kamtibmas, keamanan masyarakat, keamanan negara, kedaulatan negara dan kedaulatan pemerintah menjadi sangat penting. Sebab, jika terkendali akan membawa dampak stabilitas politik yang juga akan terkendali.

"Ini modal bagi Indonesia untuk menghadapi situasi global yang saat ini penuh ketidakpastian. Tapi, dengan semangat, soliditas, sinergitas yang ada kita harapkan Indonesia akan terus menjadi lebih baik," ujar Listyo.

Terkait kapabilitas Yudo Margono, ia berpendapat, sangat kompeten karena sudah terpilih dan diajukan langsung Presiden Joko Widodo. Nantinya, setelah dilantik memiliki program-program yang baik untuk TNI, termasuk sinergi dengan Polri.

Listyo menekankan, tupoksi masing-masing antara TNI dan Polri tentu sudah ada. Tapi, kegiatan-kegiatan bersama dapat lebih ditingkatkan seperti yang menjadi komitmen TNI dan Polri karena kehadiran keduanya sangat dibutuhkan masyarakat.

Ia berharap, Yudo Margono dapat menjalani semua tahapan uji kelayakan dan kepatutan dengan baik. Listyo menekankan, sinergitas TNI-Polri tidak cuma dinantikan Presiden Joko Widodo, tapi masyarakat Indonesia secara luas.

"Kita akan tunjukkan bahwa kita TNI-Polri untuk selalu menjaga dan mengawal masyarakat bangsa dan negara," kata Listyo.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA