Monday, 8 Rajab 1444 / 30 January 2023

Direktur RS Fatimah Banyuwangi: Program JKN Penuh dengan Inovasi untuk Kemudahan Layanan

Rabu 30 Nov 2022 07:55 WIB

Red: Gita Amanda

Direktur Rumah Sakit Fatimah Banyuwangi, Samsul Maarif, mengatakan bahwa pihaknya akan terus bekerja keras demi memerikan rasa nyaman kepada masyarakat khususnya peserta BPJS Kesehatan.

Direktur Rumah Sakit Fatimah Banyuwangi, Samsul Maarif, mengatakan bahwa pihaknya akan terus bekerja keras demi memerikan rasa nyaman kepada masyarakat khususnya peserta BPJS Kesehatan.

Foto: BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan memberikan berbagai inovasi untuk dapat diterapkan di rumah sakit

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUWANGI -- Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus bertumbuh dan menjadi program yang dibutuhkan oleh masyarakat. Hal itu tentunya tidak lepas dari peran rumah sakit yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Direktur Rumah Sakit Fatimah Banyuwangi, Samsul Maarif, mengatakan bahwa pihaknya akan terus bekerja keras demi memerikan rasa nyaman kepada masyarakat.

“Kami tentunya tidak akan begitu saja memberikan pelayanan kepada masyarakat dan juga tidak akan membeda-bedakan antara pasien dari peserta JKN maupun pasien umum, semuanya sama dan mendapatkan hak sesuai dengan kelasnya,” ucap Samsul.

Baca Juga

Menurutnya, diskriminasi sangat dihindari karena hal itu yang akan membuat masyarakat tidak percaya dan akan mengurangi kepuasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Selain itu, ia juga berterima kasih kepada BPJS Kesehatan yang sudah memberikan berbagai inovasi untuk dapat diterapkan di rumah sakit.

“Inovasi dari BPJS Kesehatan menambah kepercayaan diri kita untuk dapat memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Salah satunya adalah antrian online, inovasi ini menurut saya sangat bermanfaat dan memudahkan pasien yang akan berobat kesini,” ujar Samsul.

Selain itu, ia juga mengapresiasi Aplikasi Mobile JKN yang sudah menghadirkan banyak fitur yang tentunya akan mempermudah peserta JKN dalam mengakses kebutuhan administrasi maupun pelayanan kesehatan.

“Saat ini masyarakat harus terus dipermudah dalam hal mendapatkan pelayanan, tentunya agar mereka bisa puas. Saat ini, saya juga sangat tertarik dengan Aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini benar-benar sangat menolong sekali, soalnya saya sendiri sudah mengunduh aplikasi ini, jadi untuk peserta JKN lainnya ayo unduh Aplikasi Mobile JKN,” ajak Samsul, seperti dalam siaran pers.

Samsul menambahkan, bahwa aplikasi Saluran Informasi dan Penanganan Pengaduan (SIPP) yang disediakan oleh BPJS Kesehatan kepada rumah sakit sangat mempermudah kita dalam memberikan pelayanan kepada peserta JKN.

“Untuk peserta JKN dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang melahirkan disini bisa langsung kita daftarkan bayinya melalui aplikasi SIPP. Hal itu tentunya sangat mempermudah peserta dan juga kita dalam memberikan pelayanan,” tutup Samsul.

Di akhir, Samsul mengatakan bahwa Program JKN hadir untuk masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan tentunya tidak memihak kepada siapapun.

“Disini banyak pasien yang sebagian besar adalah Peserta JKN, sehingga dapat saya simpulkan bahwa Program JKN ini hadir memang untuk masyarakat dan manfaatnya sangat besar sekali,” ujarnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA