Wednesday, 17 Rajab 1444 / 08 February 2023

BNPB Kembali Distribusikan Bantuan ke Dua Kecamatan Terdampak Gempa Cianjur

Ahad 27 Nov 2022 19:17 WIB

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Andi Nur Aminah

Orang-orang berlindung setelah gempa berkekuatan 5,6 SR, di Cianjur, Indonesia, 22 November 2022. Gempa melanda barat daya Kabupaten Cianjur di Provinsi Jawa Barat, menewaskan 62 orang, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Orang-orang berlindung setelah gempa berkekuatan 5,6 SR, di Cianjur, Indonesia, 22 November 2022. Gempa melanda barat daya Kabupaten Cianjur di Provinsi Jawa Barat, menewaskan 62 orang, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Foto: EPA-EFE/ADI WEDA
Saat ini distribusi logistik sesuai dengan permohonan dari kecamatan terdampak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur kembali mendistribusikan bantuan logistik untuk warga yang terdampak gempa bumi di Cianjur. Pihaknya mendistribusikan bantuan logistik ke dua kecamatan terdampak, yaitu Kecamatan Gekbrong dan Mande.

Koordinator Tim Penerima Logistik Pemerintah Kabupaten Cianjur, Ruby, mengatakan saat ini distribusi logistik sesuai dengan permohonan dari kecamatan terdampak. “Permohonan dari kecamatan lebih dulu diverifikasi oleh tim logistik di posko utama pendopo bupati, kemudian kami cek di gudang dan distribusikan sesuai kebutuhan yang diajukan,” katanya pada Ahad (27/11/2022).

Baca Juga

Kemudian, ia melanjutkan jika ada bantuan yang bersifat mendesak akan langsung didata dan disalurkan ke lokasi terkait. Ia turut mengapresiasi dukungan BNPB dalam membantu mobilisasi bantuan logistik ke kecamatan terdampak.

“Pada hari pertama sampai ketiga pascagempa cukup sulit untuk disalurkan ke kecamatan. Namun saat ini distribusi bantuan didukung oleh mobil dan truk dari BNPB,” kata dia.

Ia menjelaskan untuk Kecamatan Gekbrong, telah terdistribusi selimut 200 buah, ember plastik 200, gayung plastik 200, tikar 200, beras 200 pak, gula pasir 200 pak, ikan kaleng 400 buah, dan minyak goreng 200 pak. Sedangkan untuk Kecamatan Mande, telah terdistribusi tikar 62 buah, beras 500  kilogram, mie instan 50 dus, popok anak 25 dus, air mineral 40 galon, paket kebersihan 20 paket, pakaian 50 buah, pakaian dalam 20 lusin, biskuit tujuh dus, pembalut lima dus, bumbu instan 10 dus, sarden satu dus, selimut satu karung, paket lauk satu dus, paket baju wanita dua karung.

Selain itu, logistik juga telah terdistribusi ke dapur umum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur sebanyak mie instan toga dus, selimut dua dus, tikar satu buah, air mineral lima dus dan sarung dua buah.

"Proses distribusi sampai ke kecamatan sudah jauh lebih baik. Selain di Bale Rancage, gudang logistik juga ditempatkan di kantor BPBD Kabupaten Cianjur yang turut menyediakan bantuan peralatan tenda untuk wilayah terdampak," kata dia.

Adapun proses distribusi logisik turut didukung oleh perangkat daerah Kabupaten Cianjur meliputi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Perizinan, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Pertanian, Dinas Industri dan Perdagangan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Tagana dan Satpol PP.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA