Sabtu 26 Nov 2022 23:10 WIB

Usai Resmi Dilantik, Koordinator PPI Dunia Siap Dukung Hilirisasi Industri di Indonesia

Pihaknya juga bertekad mendukung program pemerintah.

Koordinator PPI Dunia Periode 2022-2023 Achyar Al Rasyid.
Foto: Dok. Web
Koordinator PPI Dunia Periode 2022-2023 Achyar Al Rasyid.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persatuan Pelajar Indonesia Dunia (PPID) Periode 2022-2023 secara resmi dilantik pada Sabtu (26/11/2022) yang diadakan secara luring dari kawasan PT Virtue Dragon Nickel Industrial Park, Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara dan daring melalui zoom meeting dan YouTube channel. Kegiatan ini mengusung tema “SDGS dan Peran Pemuda Indonesia : Menuju Bangsa Pemenang”.

Koordinator PPI Dunia Periode 2022-2023 Achyar Al Rasyid saat pelantikan menyampaikan sejarah mencatat bahwa perjuangan untuk mewujudkan Indonesia merdeka melalui jalur politik  diawali dengan pergerakan dan organisasi pelajar di luar negeri

Baca Juga

“Para pendahulu pelajar Indonesia di luar negeri telah memberikan contoh dan telah berhasil dalam mewujudkan visinya, yakni persatuan Indonesia dan Indonesia Merdeka”,  ujar Achyar, Sabtu (26/11/2022).

Achyar menambahkan, pascakemerdekaan, pelajar Indonesia wajib melanjutkan perjuangan tersebut dengan mengisi kemerdekaan, salah satunya adalah mendukung investasi dan hilirisasi industri yang seiring dengan pengembangan SDM serta pelestarian lingkungan. 

"Sustainable Development Goals atau SDGS ini mengamanatkan kita untuk menjalankan agenda kemajuan yang seiring dengan pengembangan SDM dan pelestarian lingkungan. Bukan saling menegasikan. Kami yakin misi dari PPI Dunia yang akan kami jalankan selama satu periode kedepan sejalan dengan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, sehingga visi Pelajar Indonesia Maju, Indonesia Jadi Bangsa Pemenang juga dapat terwujud," kata Achyar.

Secara garis besar, Achyar menjelaskan keberadaan diaspora pelajar Indonesia di luar negeri memiliki tiga fungsi utama. 

Pertama fungsi diplomasi, fungsi diplomasi pelajar Indonesia menurutnya berperan penting dalam mengkampanyekan ide-ide ke-Indonesiaan di luar negeri. 

Kedua, fungsi pembangunan. Sebagai orang yang memperoleh kesempatan untuk menimba ilmu serta pengalaman di luar negeri dan menjadi harapan masyarakat di Indonesia menurutnya PPI Dunia diharapkan bisa berkontribusi dalam pembangunan negara. 

Ketiga, fungsi pemberdayaan. Melalui program studi di luar negeri dianggap sebagai elemen penting dalam mengembangkan masyarakat kedepannya ketika para pelajar di luar kembali mengabdi di Indonesia.

Di akhir pidatonya Achyar menjelaskan PPI Dunia siap mendukung program pemerintah untuk kemajuan ekonomi Indonesia khususnya dalam hal hilirisasi industri. 

"Kami para pelajar-pelajar Indonesia di luar negeri, mendukung 100% jalannya hilirisasi industri di dalam negeri. Kami siap untuk membantu pemerintah dari berbagai aspek untuk mendukung hilirisasi industri ini, demi Indonesia menjadi Bangsa Pemenang,” tutup Achyar di akhir pidato

Sebelumnya, saat terpilih sebagai Koprdinator PPI Dunia Agustus lalu, ia mengatakan akan mengajak bersama-sama 62 PPI negara diseluruh dunia untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Achyar menjelaskan, ia siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk bisa bekerjasama strategis yang melibatkan para pelajar Indonesia di seluruh dunia.

 

"Saya ingin pelajar bisa membantu ekspor perdagangan Indonesia ke luar negeri, karena pelajar potensinya besar, seperti sudah pasti bahasa asingnya bagus dan punya banyak waktu di negara tempat belajar, serta memiliki sifat kepeloporan yang tinggi, tinggal bagaimana kita mau untuk bermitra dengan pemerintah saja, sehingga ruang itu terbuka,” ujarnya seperti dinukil dari Antara.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement