Jumat 07 Oct 2022 20:11 WIB

Menteri PUPR: Penataan Mangrove Tahura di Bali Capai 84 Persen

Menteri PUPR mengatakan penataan Kawasan Mangrove Tahura Bali mencapai 84 persen.

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kanan), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (ketiga kiri), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri), Gubernur Bali Wayan Koster (keempat kiri) dan Koordinator Tim Asistensi dan Kemitraan Kepanitiaan Nasional Presidensi G20 Wishnutama Kusubandio (kedua kiri) meninjau kawasan mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Kamis (6/10/2022). Menteri PUPR mengatakan penataan Kawasan Mangrove Tahura Bali mencapai 84 persen.
Foto: ANTARA/Fikri Yusuf
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kanan), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (ketiga kiri), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri), Gubernur Bali Wayan Koster (keempat kiri) dan Koordinator Tim Asistensi dan Kemitraan Kepanitiaan Nasional Presidensi G20 Wishnutama Kusubandio (kedua kiri) meninjau kawasan mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Kamis (6/10/2022). Menteri PUPR mengatakan penataan Kawasan Mangrove Tahura Bali mencapai 84 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan progres fisik penataan Kawasan Mangrove Tahura dalam rangka mendukung perhelatan KTT G20 di Bali telah mencapai 84 persen.

"Tinggal mempercepat penyelesaian pekerjaan di area persemaian mangrove. Nanti ditambahkan tenaga kerja dari masyarakat sekitar melalui program padat karya tunai," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (7/10/2022).

Baca Juga

Kementerian PUPR melakukan penataan Kawasan Mangrove Tahura Ngurah Rai yang berada di sekitar kawasan Waduk Muara Nusa Dua. Nantinya kawasan ini akan digunakan sebagai showcasemangrove bagi para pimpinan negara dan delegasi yang hadir.

Di samping pekerjaan area persemaian mangrove, lingkup pekerjaan lainnya meliputi pembangunan gerbang masuk, monumen G20, area plaza, beji, wantilan.

Kemudian pembangunan jalur tracking mangrove, area penerima (lobby, ticketing, kantor penerima), menara pandang, viewing deck ke arah Teluk Benoa, area parkir di sekitar Waduk Muara, dan penataan Kawasan Parkir Kepala Negara di lahan seluas 2,6 hektare.

Dilakukan juga peningkatan infrastruktur di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang lingkup pekerjaannya meliputi penataan dan renovasi Tirta Amertha, penataan entrance gate 3, pelandaian ramp menuju Festival Park, parkir VVIP, akses baru Jalan Indraloka, jalan Lingkar Timur, jalan Lingkar Barat, serta jalan akses menuju Parkir A GWK.

"Pekerjaan tinggal finishing saluran dan pengaspalan dan ditargetkan usai akhir Oktober," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Dukungan infrastruktur lainnya meliputi peningkatan jalan Sp Siligita Kempinski dan showcase mangrove sepanjang 6,5 km, yang hingga saat ini progres fisiknya telah mencapai 95 persen. Untuk meningkatkan kualitas dan estetika, pekerjaan preservasi jalan dan jembatan disertai dengan keindahan dan penghijauan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement