Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

FESyar 2022 Capai Omzet Bisnis Rp 9,43 Triliun

Kamis 06 Oct 2022 16:01 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Nidia Zuraya

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Foto: ANTARA/Galih Pradipta
Ekonomi syariah akan mendukung pemulihan ekonomi secara lebih cepat dan kuat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gelaran Festival Ekonomi Syariah (FESyar) 2022 yang dilaksanakan di tiga kawasan yakni barat, tengah, dan timur menghasilkan sejumlah pencapaian. Gubernur BI, Perry Warjiyo menyampaikan FESyar 2022 merupakan rangkaian Road to ISEF yang meliputi berbagai kegiatan.

"Road to ISEF telah menghasilkan pencapaian-pencapaian mulai dari business matching, showcasing konferensi internasional dengan 372 ribu peserta, juga omzet bisnis hingga Rp 9,43 triliun," katanya dalam pembukaan ISEF 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (6/10/2022).

Baca Juga

FESyar telah dimulai sejak April 2022. Sebanyak tiga gelaran dipusatkan di Sulawesi Selatan, Aceh, dan Jawa Timur. Perry mengatakan, konsistensi menggelar perhelatan ekonomi dan keuangan syariah ini telah menghasilkan buah yang manis.

Kerja sama dan sinergi berbagai pemangku kepentingan telah membuat Indonesia dikenal sebagai pemain utama ekonomi dan keuangan syariah global. Indonesia menempati peringkat keempat dalam the State Global Islamic Economy Report 2021.

"Kita urutan kedua dalam makanan halal, ketiga dalam fashion Muslim, hal ini menunjukkan bahwa ketika berjamaah maka Allah akan memberkahi dan memajukan kita bersama," katanya.

Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2022 mengangkat tema Recover Together Recover Stronger: Optimizing Sharia Economy and Finance For Inclusive Recovery yang beresonansi dengan tema Presidensi G20 Indonesia. Perry mengatakan, ini menjadi upaya bersama untuk semakin bersinergi mendorong ekonomi syariah sebagai arus baru pertumbuhan nasional.

Ekonomi syariah akan mendukung pemulihan ekonomi secara lebih cepat dan kuat. ISEF 2022 mengambil tiga topik utama, yakni inklusi untuk kesejahteraan rakyat, halal and green lifestyle, serta digitalisasi yang bertaraf internasional namun tetap merakyat.

ISEF digelar dari 5-9 Oktober 2022. Berbagai kegiatan dilakukan dengan berkolaborasi dengan para mitra strategis, mulai dari Mukernas Hebitren, perluasan sertifikasi halal, Indonesia Halal Lifestyle Center, International Hajj Conference, dan forum pariwisata halal internasional.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA