Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

Bank Panin Tutup 10 Lokasi Layanan Weekend Banking di Jabodetabek

Kamis 06 Oct 2022 09:54 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Bank Panin (ilustrasi).PT Bank Panin Tbk mengumumkan menutup layanan weekend banking di 10 lokasi di Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodetabek). Adapun penutupan berlaku sejak akhir pekan nanti.

Bank Panin (ilustrasi).PT Bank Panin Tbk mengumumkan menutup layanan weekend banking di 10 lokasi di Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodetabek). Adapun penutupan berlaku sejak akhir pekan nanti.

Foto: blogspot.com
Bank Panin juga merelokasi layanan Weekend Banking di Makassar dan Bandung

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Panin Tbk mengumumkan menutup layanan weekend banking di 10 lokasi di Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodetabek). Adapun penutupan berlaku sejak akhir pekan nanti. 

"Kami informasikan bahwa efektif per 8 Oktober 2022, dilakukan penutupan dan relokasi layanan weekend banking kantor cabang," tulis pengumuman perusahaan dikutip Kamis (6/10/2022).

Selanjutnya dijelaskan weekend banking Bank Panin yang ditutup di Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodetabek) adalah KCP Roxy Mas, KCP Taman Harapan Indah, KCP Kota Wisata, KCP PIK Cordoba, KCP Teluk Gong dan KCP Mangga Dua. 

Layanan weekend banking Bank Panin di Jabodetabek yang ditutup antara lain KCP Green Garden, KCP Daan Mogot, KCP Permata Buana, KCP Taman Palem Lestari, KCP Pondok Indah dan KCP Permata Hijau. 

Perusahaan yang tengah santer dikabarkan akan dilepas pemiliknya ke investor Jepang ini juga melakukan relokasi layanan weekend banking di KCP Megamall ke KCP RS Atmajaya Pluit. Juga dilakukan relokasi KCP Otista di Bandung ke KCP Festival Citilink. Sedangkan di Makassar, KCP Sulawesi dialihkan layanan weekend bankingnya ke KCP Latimojong.

Sebagai informasi, PT Bank Panin Tbk membukukan laba bersih setelah pajak (NPAT) konsolidasi sebesar Rp 1,82 triliun pada 2021. Perusahaan berkode saham PNBN tersebut juga mencatatkan laba operasional sebelum pencadangan dan pajak sebesar Rp 7,67 triliun atau tumbuh 15 persen dibandingkan 2020.

Presiden Direktur Panin Bank Herwidayatmo mengatakan perusahaan berupaya meningkatkan pencadangan untuk mengantisipasi penurunan kualitas portofolio kredit bank dan kredit anak perusahaan.

Menurutnya secara keseluruhan kredit yang diberikan perusahaan turun 3,9 persen dibandingkan 2020, menjadi Rp 124,84 triliun. Namun, kredit segmen institutional banking naik 18,9 persen secara tahunan menjadi Rp 24,9 triliun dari Rp 21 triliun pada 2020.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA