Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

Akselerasi Transisi Kendaraan Konvensional Lewat Motor Listrik

Kamis 06 Oct 2022 02:07 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Bayu Hermawan

Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono

Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono

Foto: istimewa
Percepatan target penggunaan kendaraan listrik dapat dimulai dari motor listrik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Staf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono, menyebut percepatan target penggunaan kendaraan listrik dapat dimulai dari motor listrik. Hal itu dia sampaikan karena melihat jumlah pengendara motor konvensional saat ini sangat besar dan perkembangan industri manufaktur motor listrik juga sedang berkembang.

"Dengan jumlah pengendara motor yang sangat besar, lebih dari 119 juta unit, industri manufaktur yang sangat berkembang, dan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat, transisi pola mobilitas yang lebih ramah lingkungan perlu dimulai dari motor listrik," ujar Diaz dalam siaran pers, Rabu (5/10/2022).

Baca Juga

Hal itu dia sampaikan saat diskusi dengan tajuk "Ready to eMove: Accelerating The President’s Target Towards Two Million Electric Motor Vehicles" pada Selasa (4/10/2022) lalu. Diskusi itu digelar dengan tujuan untuk mengakselerasi target dua juta kendaraan listrik pada 2025 sebagaimana target Presiden Joko Widodo.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut. Sebab, hal itu menunjukkan keseriusan pemerintah dalam melakukan upaya transisi ke kendaraan konvensional ke kendaraan listrik.

"Bahwa memang kita ada target dari Bapak Presiden agar kita dalam waktu yang sesingkat-singkatnya bisa segera memproduksi dua juta unit motor listrik," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengajak seluruh stakeholder agar dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk mencapai target presiden dua juta kendaraan tahun 2025. "Saya mendukung dan mengajak semua stakeholder agar bisa berkolaborasi dan bersinergi dalam pencapaian target presiden dua juta kendaraan bertenaga listrik," katanya.

Pada kesempatan itu, hadir juga Deddy Corbuzier sebagai perwakilan dari konsumen motor listrik yang menyampaikan salah satu keluhan dalam transisi ke kendaraan listrik. Menurut dia, munafik ketika dalam upaya itu lingkungan menjadi fokus masyarakat.

"Yang dibicarakan adalah harga, nyampe ngga mereka beli motor itu, untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat pindah dari motor konvensional ke motor listrik harus ada harga murah dulu untuk mereka bisa coba dan akhirnya baru merasakan dampak lingkungannya, enaknya menggunakan motor listrik," kata Deddy.

 

 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA