Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Dipermalukan Man City 3-6, Ten Hag: Man United Kurang Pede!

Senin 03 Oct 2022 01:17 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

 Pelatih Manchester United Erik ten Hag berteriak di dekat Pep Guardiola (kanan) selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester City dan Manchester United di Stadion Etihad di Manchester, Inggris, Minggu, 2 Oktober 2022. Man United kalah 3-6 di laga itu.

Pelatih Manchester United Erik ten Hag berteriak di dekat Pep Guardiola (kanan) selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester City dan Manchester United di Stadion Etihad di Manchester, Inggris, Minggu, 2 Oktober 2022. Man United kalah 3-6 di laga itu.

Foto: AP/Rui Vieira
Ini menjadi kekalahan ketiga MU dalam tujuh partai yang sudah dimainkan.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester United (MU) Erik ten Hag berbicara tentang penyebab kekalahan memalukan timnya 3-6 atas rival sekota Manchester City pada lanjutan Liga Primer Inggris 2022/2023 di Etihad Stadium, Ahad (2/10) malam WIB. Ia melihat itu terjadi karena kurangnya kepercayaan diri.

"Saya terkejut mengapa kami tidak menunjukkannya, tim bermain sangat berbeda dengan kehilangan semangat bertarung," kata Ten Hag menjelaskan dilansir BBC Sports, Senin (3/10/2022).

Baca Juga

MU dibuat nelangsa pada babak pertama pertandingan melawan Manchester City. Iblis Merah tertinggal empat gol dari tuan rumah sebelum akhirnya mampu memperkecil jarak ketika bermain pada interval kedua.

Ten Hag tentu sangat memahami apabila sangat sulit untuk mengalahkan Manchester City dengan semangat dan motivasi ekstra. Hal itu yang diklaim tidak dihadirkan oleh Bruno Fernandes dan rekan setim ketika menantang sang juara bertahan di Etihad Stadium.

"Bertarung melawan Man City tanpa kurangnya rasa lapar sangatlah sulit. Para pemain tahu mereka bisa melakukannya lebih baik lagi. Kami ingin menang hari ini tetapi tak mengikuti prinsip, itu tak seharusnya terjadi dan tak bisa diterima," sambung pelatih asal Belanda itu.

Kalah di segala lini sejak menit pertama, MU bak kembang layu yang sepenuhnya didominasi Manchester City pada babak pertama, brace Phil Foden dan Erling Haaland jadi bukti.

Meski mampu memperkecil ketinggalan lewat gol indah Antony dan dua gol telat dari Anthony Martial, Foden dan Haaland mampu melengkapi hat-trick masing-masing untuk memastikan Manchester tetap berwarna biru.

Praktis ini menjadi kekalahan ketiga MU dalam tujuh partai yang sudah dimainkan. Pun, mengakhiri catatan tak terkalahkan Man United dalam empat partai terakhir di Liga Inggris.

Ten Hag memang bisa bangkit dari kekalahan memalukan awal musim, tetapi tetap saja hasil ini merupakan pukulan besar bagi the Red Devils yang sedang mengais sisa kepercayaan diri.

"Ini adalah proses dan saya ingin mengubah isi kepala pemain dan sikap tim ketika berada di atas lapangan. Ada reaksi di babak kedua, kami lebih berani dan mencetak tiga gol. Hanya dari kesalahan Anda belajar," jelas Ten Hag.

Hasil ini membuat MU turun satu peringkat ke kursi keenam klasemen dengan perolehan 12 poin dari empat menang dan tiga kekalahan. Man United tertinggal sembilan poin dari Arsenal sebagai pemuncak klasemen.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA