Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

Mengapa Maskapai Banyak Pilih Warna Biru Buat Kursi Pesawat? Ini Alasan Ilmiah di Baliknya

Senin 03 Oct 2022 01:10 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Pengunjung berjalan di atas pesawat Embarer E190-E2 Tech Shark di pameran Farnborough Air Show di Farnborough, Inggris, Selasa, 19 Juli 2022. Banyak pesawat memilih warna biru untuk kursi kabinnya.

Pengunjung berjalan di atas pesawat Embarer E190-E2 Tech Shark di pameran Farnborough Air Show di Farnborough, Inggris, Selasa, 19 Juli 2022. Banyak pesawat memilih warna biru untuk kursi kabinnya.

Foto: AP/Alberto Pezzali
Ada alasan ilmiah di balik pemilihan warna biru untuk kursi pesawat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian besar pesawat terbang memiliki kursi penumpang berwarna biru. Ternyata, ada alasan ilmiah di balik pemilihan warna tersebut, dan itu sama sekali bukan karena warna biru merupakan yang paling baik menyembunyikan kotoran.

Alasan utama pesawat memakai warna biru untuk kursinya adalah karena warna itu menghasilkan bahan kimia yang menenangkan dalam tubuh. Warna biru relatif mengurangi kemungkinan munculnya kemarahan dan menciptakan rasa sejahtera.

Baca Juga

Para ahli di situs web Color Psychology mengatakan, biru adalah warna yang mencerminkan kedamaian. Biru merupakan warna laut yang tenang dan langit yang cerah, yang keduanya terkait dengan ketenangan batin, ketenteraman, dan kejernihan.

Warna itu juga memberikan kesan dapat dipercaya. "Biru juga terbukti memperlambat detak jantung dan pernapasan, sehingga bisa menjadi warna yang bagus untuk membantu meditasi atau relaksasi," ungkap para ahli, dikutip dari laman The Sun, Ahad (2/10/2022).

Tidak heran jika banyak maskapai memilih warna itu. Perjalanan udara adalah pengalaman yang menegangkan bagi banyak orang. Ruang geraknya sempit, ada banyak aturan, dan para penumpang cenderung berhadapan dengan orang yang tidak dikenal sebelumnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA