Thursday, 7 Jumadil Awwal 1444 / 01 December 2022

BPJS Kesehatan Manokwari Canangkan 'Rehab' untuk Cicil Iuran Mandiri

Ahad 02 Oct 2022 00:43 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Program Rehab bertujuan agar peserta mandiri bisa mencicil tunggakan BPJS Kesehatan. Ilustrasi.

Program Rehab bertujuan agar peserta mandiri bisa mencicil tunggakan BPJS Kesehatan. Ilustrasi.

Foto: ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Program Rehab bertujuan agar peserta mandiri bisa mencicil tunggakan BPJS Kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, MANOKWARI - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Manokwari, Papua Barat mencanangkan Program Rencana Pembayaran Secara Bertahap (Rehab) untuk mencicil iuran kesehatan khususnya bagi peserta mandiri. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari, Deny Jermy Eka Putra Mase, menerangkan Program Rehab dibuat agar peserta mandiri yang memiliki jumlah pembayaran dengan jumlah besar mendapat keringanan pembayaran iuran kesehatan.

"Untuk itu, kami terus mengedukasi dan mengadvokasi supaya para peserta rajin membayar iuran kesehatan. Rehab itulah salah satu program yang kami canangkan," ungkap dia, Sabtu (1/10/2022).

Baca Juga

Selain Rehab, BPJS Kesehatan Manokwari mengupayakan para peserta mandiri yang menunggak dialihkan agar masuk dalam tanggungan Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara (APBN) atau Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBIJK). Hanya saja dalam pengalihan peserta mandiri tersebut, dipastikan tidak akan serta merta memutuskan tunggakan sebelumnya yang dimiliki peserta. Sebab, secara kepesertaan itu diakui langsung aktif tetapi tunggakannya tetap akan terbaca dalam sistem.

"Makanya kita terus usahakan agar para peserta mandiri ini untuk terus membayar, karena untuk ini menjadi tanggungan pemerintah daerah tidak mungkin berkaitan dengan keterbatasan anggaran yang ada," sebut dia.

Jalan lain yang ditempuh BPJS Kesehatan Manokwari agar peserta iuran mandiri melunasi tunggakan pembayaran iuran kesehatan yakni dengan menelpon langsung peserta, mendatangi langsung peserta, dan melibatkan agen atau pihak ke tiga agar mengumpulkan iuran dari peserta mandiri yang menunggak.

Tunggakan yang ada dari peserta mandiri iuran kesehatan di pihaknya disebut Deny bervariasi berdasarkan kelas dan berdasarkan wilayah. "Rata-rata di atas Rp 1 miliar kalau hitungannya per kabupaten di wilayah yang kami tangani," kata Deny.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA