Kamis 29 Sep 2022 16:32 WIB

Isinya Dianggap tak Sesuai, Biografi tak Resmi Anthony Bourdain Diprotes Keluarga

Biografi tak resmi Anthony Bourdain ditulis oleh Charles Leerhsen.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda
Mendiang chef kenamaan Anthony Bourdain. Pesan terakhir Bourdain terungkap melalui buku Down and Out in Paradise: The Life of Anthony Bourdain karya Charles Leerhsen.
Foto: AP
Mendiang chef kenamaan Anthony Bourdain. Pesan terakhir Bourdain terungkap melalui buku Down and Out in Paradise: The Life of Anthony Bourdain karya Charles Leerhsen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konten biografi tak resmi yang memuat yang merinci perjuangan Anthony Bourdain sebagai chef hingga kondang dan kesuksesan hingga menjadi kaya raya di industri kuliner menuai protes dari keluarga dan teman mendiang. Biografi ini juga membagikan pesan terakhir yang konon dikirim sebelum kematian Bourdain karena bunuh diri pada tahun 2018.

Menurut buku yang ditulis oleh Charles Leerhsen, Down and Out in Paradise: The Life of Anthony Bourdain, Bourdain secara teratur berkomunikasi dengan mantan istrinya, Ottavia Busia-Bourdain. Mereka menikah selama 11 tahun dan berpisah pada 2016. Secara resmi, keduanya sebetulnya masih berstatus suami-istri pada saat kematian celebrity chef itu.

Baca Juga

"Saya juga membenci penggemar saya. Saya benci menjadi terkenal. Saya benci pekerjaan saya," tulis Anthony kepada Ottavia dalam kutipan buku yang diulas oleh The New York Times.

"Saya kesepian dan hidup dalam ketidakpastian yang konstan," kata Bourdain.

Buku itu telah memercikan api amarah dari keluarga Bourdain, mantan rekan kerja, dan teman-teman terdekat. Saudara laki-laki Bourdain, Christopher, membantah tuduhan yang dibuat dalam buku tersebut. Ia mengklaim telah mengirim sejumlah e-mail ke penerbit dengan harapan dapat memperbaiki kesalahan pemberitaan.

"Setiap hal yang dia tulis tentang hubungan dan interaksi dalam keluarga kami sebagai anak-anak dan sebagai orang dewasa adalah salah total atau dibuat-buat," ujar Christopher, seperti dilansir laman Fox News, Kamis (29/9/2022).

Christopher juga menyebut biografi tersebut sebagai fiksi yang menyakitkan dan memfitnah. Sebagai tanggapan, The Times melaporkan bahwa penerbit Simon & Schuster menanggapi, "Dengan segala hormat, kami tidak setuju bahwa materi dalam buku tersebut berisi informasi yang memfitnah, dan kami mendukung publikasi kami yang akan datang."

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement