Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

Bolsonaro Kampanye di Lembaga Milik Pesepak Bola Brasil Neymar

Kamis 29 Sep 2022 11:48 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Esthi Maharani

 Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengunjungi lembaga nirlaba milik bintang sepak bola Neymar

Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengunjungi lembaga nirlaba milik bintang sepak bola Neymar

Foto: AP/Eraldo Peres
Bolsonaro mengunjungi lembaga nirlaba yang didirikan oleh Neymar di kota Praia Grande

REPUBLIKA.CO.ID, SAO PAULO -- Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengunjungi lembaga nirlaba milik bintang sepak bola Neymar pada Rabu (28/9/2022). Kunjungan Bolsonaro sebagai bagian dari kampanye pemilihan presiden yang akan digelar dalam empat hari mendatang.

Bolsonaro mengunjungi lembaga nirlaba yang didirikan oleh Neymar di kota Praia Grande. Presiden Brasil itu tiba di Institut Neymar Jr., di luar Sao Paulo, setelah mengendarai sepeda motor bersama para pendukungnya. Dalam kesempatan tersebut Neymar yang kini bermain untuk klub Paris Saint-Germain, menelpon Bolsonaro.

"Presiden Bolsonaro, saya berterima kasih atas kunjungan Anda yang luar biasa. Saya berharap saya bisa ada di sana, tapi sayangnya saya sedang berada jauh (dari Brasil). Saya sangat senang karena Anda berkunjung ke sana," ujar Neymar dalam video yang diunggah oleh Menteri Komunikasi Brasil, Fabio Faria.

Bolsonaro mengunggah video lain di Twitter, yang menunjukkan panggilan telepom Neymar selama kunjungannya. Ratusan anak-anak di Institut Neymar Jr. mengelilingi Bolsonaro dan berfoto dengannya.

“Saya berterima kasih atas dukungan Anda. Saya sangat bangga kepada Anda," kata Neymar.

Bolsonaro mengatakan, Institut Neymar Jr. adalah referensi untuk seluruh Brasil. Dia mengatakan, Neymar adalah kebanggaan bagi warga Brasil.

"Neymar kami adalah sumber kebanggaan bagi kami semua," kata Bolsonaro.

Selama pandemi Covid-19, Neymar telah menyerukan dukungan kepada Bolsonaro. Sepanjang pandemi Covid-19, Bolsonaro kerap melanggar protokol kesehatan, dengan tidak menggunakan masker.

Bolsonaro juga tidak divaksinasi Covid-19. Lebih dari 680 ribu orang meninggal karena virus korona di Brasil.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA