Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Delapan Hari Hilang, Jasad Nenek Epon Ditemukan Tersangkut di Rumpun Bambu

Kamis 29 Sep 2022 08:49 WIB

Red: Qommarria Rostanti

Jasad Epon ditemukan di rumpun bambu di pinggir Sungai Cisokan dengan kondisi tinggal tulang belulang, Rabu (28/9/2022).

Jasad Epon ditemukan di rumpun bambu di pinggir Sungai Cisokan dengan kondisi tinggal tulang belulang, Rabu (28/9/2022).

Foto: ANTARA/AHMAD FIKRI
Nenek Epon yang hilang sekitar satu pekan lalu ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Jajaran Polres Cianjur, Jawa Barat, menemukan jasad Epon (83), warga Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang yang dilaporkan hilang sejak satu pekan lalu. Jasad Epon ditemukan di rumpun bambu di pinggir Sungai Cisokan dengan kondisi tinggal tulang belulang, Rabu (28/9/2022).

Kapolsek Ciranjang AKP Dadan Nugraha mengatakan, tim SAR gabungan sempat melakukan pencarian tubuh korban selama delapan hari dengan cara melakukan penyusuran di tengah dan pinggir sungai, namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaan-nya.

Baca Juga

 "Setelah pencarian dihentikan, kami mendapat laporan dari warga terkait temuan tulang belulang yang diduga nenek Epon yang dilaporkan hilang tenggelam di rumpun bambu di tepi sungai," katanya.

Korban tersangkut di rumpun bambu yang tidak terlihat jelas warga yang melintas, meski saat dilakukan pencarian di sungai hingga muara di Waduk Jangari tubuh korban tidak kunjung ditemukan. Petugas yang mendapat laporan langsung mengevakuasi tulang belulang korban.

Petugas langsung menyerahkan tulang belulang korban ke pihak keluarga untuk dimakamkan. "Kami sudah serahkan langsung ke pihak keluarga untuk dimakamkan," katanya.

Seorang warga yang pertama kali menemukan keberadaan korban, Ahmad Sanusi (29), mengatakan sempat tidak percaya dengan penglihatannya dan bau busuk menyengat hidung, saat hendak memancing ikan di sekitar lokasi penemuan tubuh nenek Epon. 

Namun setelah mendekati lereng tebing di atas Sungai Cisokan, dia bersama saksi lainnya Suhanda (55) langsung memberitahukan hal tersebut ke aparat setempat dan selanjutnya ke Mapolsek Ciranjang, terkait temuan mayat yang tersisa tulang belulang diketahui nenek Epon.

"Kami sudah mendengar ada nenek yang hilang sejak satu pekan yang lalu dan sudah dilakukan pencarian, namun kami terkejut saat melintas hendak memancing mencium bau busuk menyengat yang berasal dari lereng tebing di atas sungai, saya baru sadar ketika melihat dari dekat," katanya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA