Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

Membangun Usaha Kopi Perlu Konsistensi

Kamis 29 Sep 2022 02:30 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Muhammad Hafil

Anggota komunitas kedai kopi menyeduh kopi untuk dibagikan secara gratis kepada pedagang saat perayaan Hari Kopi Nasional di Pasar Rakyat Klojen, Malang, Jawa Timur, Jumat (11/3/2022). Kegiatan pembagian ratusan gelas kopi gratis tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk mengenalkan kopi nusantara yang memiliki cita rasa khas dan unik.

Anggota komunitas kedai kopi menyeduh kopi untuk dibagikan secara gratis kepada pedagang saat perayaan Hari Kopi Nasional di Pasar Rakyat Klojen, Malang, Jawa Timur, Jumat (11/3/2022). Kegiatan pembagian ratusan gelas kopi gratis tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk mengenalkan kopi nusantara yang memiliki cita rasa khas dan unik.

Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto
Minat usaha kedai kopi diminati anak muda.

REPUBLIKA.CO.ID,SLEMAN -- Memulai langkah untuk masuk ke dunia bisnis Coffee Shop kini telah menjadi salah satu impian anak muda. Namun, untuk memiliki model bisnis yang populer dan banyak dinikmati oleh pelanggan tentunya perlu strategi khusus.

Founder Hoop Coffee, Nanda Miftah Al Faiz mengatakan, memulai bisnis kedai kopi dilandasi ide atas salah satu masalah generasi muda seperti mahasiswa. Mereka dibebankan kewajiban mengerjakan tugas yang banyak dan menimbulkan kepenatan.

Baca Juga

Maka itu, ia menekankan, Hoop Coffee hadir memang untuk menjawab permasalahan tersebut. Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia (UII) angkatan 2016 itu menekankan, kedai mereka mengusung konsep bernuansa taman.

"Harapannya, customer bisa menikmati indahnya alam dan melepas kepenatan, dan target dari market kami ini mahasiswa, di mana 80 persen wilayah Yogya terisi mahasiswa, ini jadi peluang yang sangat besar untuk bisnis yang kami jalani," kata Nanda dalam Career Talk Show yang diselenggarakan DPKA UII, Rabu (28/9/2022).

Nanda turut mengisahkan awal mula bertekad ingin mendirikan bisnis kedai kopi pada 2018. Saat itu, ia mulai mempersiapkan dengan matang terkait materi, konsep dan semua hal-hal lain karena sebelumnya sempat bekerja sebagai seorang barista.

Nanda yang lulus kuliah pada 2021, kemudian mulai berhasil merealisasikan persiapan-persiapan usaha pada 2022. Mulai dari persiapan konsep, kemampuan dan segala aspek-aspek untuk mewujudkan bisnis kopi yang dimilikinya saat ini.

Dalam mewujudkan itu semua, Nanda menyampaikan, dalam dunia bisnis kedai kopi sangat penting untuk mempersiapkan dulu konsep menu yang akan disajikan kepada pelanggan. Sebab, tampilan menu yang disajikan mampu menarik minat pelanggan.

Ditambah cita rasa, lanjut Nanda, konsep menu itu akan memberikan kenyamanan kepada lidah pelanggan, sehingga memberikan kesan yang menarik. Selain itu,Nanda menambahkan, bisnis yang dijalani saat ini merupakan bisnis mandiri.

Artinya, bisnis kedai kopi ini memang dirintis Nanda sendiri sejak awal. Nanda sengaja memilih untuk tidak menjadi waralaba atau menjalin kerja sama dengan investor agar bisa belajar lebih banyak merasakan proses yang dijalaninya.

"Jangan sekadar coba-coba dalam berbisnis, harus konsisten melayani customer agar mereka nyaman dan kembali lagi, repeat order di bisnis yang kita miliki," ujar Nanda.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA