Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Ketika Dunia Islam Terkesima dengan Keindahan Bunga Tulip

Rabu 28 Sep 2022 17:46 WIB

Red: Agung Sasongko

Bunga tulip yang mekar di sebuah lapangan di Grevenbroich, Jerman, Senin (13/4). Tumbuhnya bunga tulip tersebut menjadi daya tarik tersendiri di kawasan Rhine di Neuss

Bunga tulip yang mekar di sebuah lapangan di Grevenbroich, Jerman, Senin (13/4). Tumbuhnya bunga tulip tersebut menjadi daya tarik tersendiri di kawasan Rhine di Neuss

Foto: EPA-EFE/SASCHA STEINBACH
Bunga tulip dan varietasnya kemudian banyak menyebar ke arah Barat melalui Utsmaniyah

REPUBLIKA.CO.ID, Zahiruddin Muhammad bin Omar Sheikh atau lebih dikenali sebagai Babur sangat terkesima dengan keindahan bunga Tulip. Babur adalah pendiri Kekaisaran Mughal di India pada awal abad ke-16. Dia seorang pecinta alam dan pencipta taman.

Pada 1504 M, dia pernah berucap, "Warna bunga tulip banyak menutupi kaki ini. Saya pernah menghitungnya, ada sekitar 32 atau 33 macam. Kami menamakannya mawar yang mewangi, karena aromanya seperti mawar merah."

Baca Juga

Kemudian, Babur mencoba memperkenalkan banyak tanaman ke India yang berasal dari tanah airnya di Uzbekistan serta dari Kashmir. Beberapa di antaranya muncul dalam miniatur Kekaisaran Mughal dan juga menjadi motif dekorasi pada produk sulaman, tekstil, karpet, furnitur, serta produk ukiran dan tatahan.

Bunga tulip dan varietasnya kemudian banyak menyebar ke arah Barat melalui Iran dan Kekaisaran Turki Utsmani. Kala itu, Turki Utsmani memang sangat tertarik dengan bunga dan perkebunan, tepatnya pada abad ke-16. Bunga tulip, eceng gondok, mawar, dan anyelir menjadi favorit pada masa itu.

Bunga tulip dilukiskan secara berulang-ulang pada ubin yang tak terhitung jumlahnya, pada keramik terkenal dari Iznik, lukisan dekoratif di istana, sampul manuskrip dan tekstil mulai dari beludru, sutra hingga syal bersulam. Bahkan, pada abad ke-18, ukiran bermotif bunga tulip menghiasi sepanjang menara masjid yang dibangun di Durres, Albania.

 

 

sumber : Republika
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA