Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Courtois Kecewa Belgia Gagal Tembus Final UEFA Nations League

Selasa 27 Sep 2022 05:36 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Penjaga gawang Real Madrid dan timnas Belgia, Thibaut Courtois.

Penjaga gawang Real Madrid dan timnas Belgia, Thibaut Courtois.

Foto: AP/Scott Heppell
Dalam sepak bola hasil tidak selalu mengikuti bagusnya performa sebuah tim.

REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM -- Timnas Belanda melaju mulus ke final UEFA Nations League usai mengalahkan Belgia 1-0 di laga terakhir fase grup, Senin (26/9/2022). Skuad asuhan Louis van Gaal itu menjadi satu-satunya negara yang belum menelan kekalahan dalam enam pertandingan, dengan lima kali menang dan sekali imbang.

Namun, Van Gaal kurang puas dengan permainan timnya di Amsterdam Arena. Belanda kesulitan mengimbangi Belgia, khususnya di babak kedua. Beruntung, kiper Belanda, Remko Pasveer, tampil cukup baik, meski satu peluang tim tamu membentur mistar gawang. Pasveer kini mencatatkan dua clean sheet berturut-turut.

Baca Juga

''Ini bukan pertandingan terbaik kami, Belgia lebih baik,'' kata Van Gaal dilansir laman UEFA.

Kiper Belgia, Thibaut Courtois, menyatakan kalau timnya bisa saja menang dalam pertandingan di Amsterdam tersebut. Bahkan ia mendengar kalau Van Gaal menyebut timnya pantas menang. Namun, dalam sepak bola hasil tidak selalu mengikuti bagusnya performa sebuah tim. Karena yang terpenting adalah bagaimana memanfaatkan sebuah peluang menjadi gol.

''Itulah sepak bola. Peluang yang kami miliki tidak kami selesaikan, dan gol mereka terjadi setelah kami kehilangan penguasaan bola secara bodoh,'' ucap Courtois.

Setelah kebobolan di menit 73 oleh Virgil van Dijk, kiper Real Madrid itu mengatakan kalau timnya tidak mampu mengembangkan permainan. Ia mengatakan, pemain Belgia terlalu banyak berlari. Namun, sampai sebelum gol terjadi, ia menyebut timnya telah bermain dengan baik. ''Jika kami mencetak gol lebih dulu, permainan bisa ada di tangan kami,'' kata Courtois.

Belgia gagal melaju ke final setelah finis di peringkat kedua, usai tertinggal enam poin dari Belanda. Belgia hanya tiga kali menang dari enam pertandingan dan dua kali kalah serta satu kali imbang. Sementara itu, Wales harus terdegradasi ke level yang lebih rendah,usai dikalahkan Polandia di laga terakhir grup. Wales tidak pernah menang dalam enam pertandingan, setelah lima kali kalah dan sekali imbang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA