Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Bersempena HUT Provinsi Kepri Ke 20 Tahun, BRK Syariah Adakan Tasyakuran dan Funbike

Senin 26 Sep 2022 19:16 WIB

Red: Christiyaningsih

Bank Riau Kepri (BRK) Syariah melaksanakan kegiatan funbike dan tasyakuran peresmian BRK Syariah di Kepulauan Riau.

Bank Riau Kepri (BRK) Syariah melaksanakan kegiatan funbike dan tasyakuran peresmian BRK Syariah di Kepulauan Riau.

Foto: BRK Syariah
Bank Riau Kepri (BRK) Syariah melaksanakan funbike dan tasyakuran peresmian

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG - Bersempena dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kepulauan Riau ke-20 Tahun, Bank Riau Kepri (BRK) Syariah melaksanakan kegiatan funbike dan tasyakuran peresmian BRK Syariah di Kepulauan Riau. Funbike tersebut diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari Kota Tanjungpinang dan sekitarnya pada Ahad (25/9/2022).

Funbike mengambil start dari GOR Sri Tribuana Dompak dan finis di halaman Gedung Daerah Tanjungpinang. Funbike ini dimeriahkan oleh artis legendaris asal Malaysia Poey Stings serta menyediakan doorprize untuk peserta dan masyarakat. Doorprize itu berupa dua unit sepeda motor, lima unit sepeda, tabungan dengan total sebesar Rp 30 juta rupiah dan banyak lagi.

Baca Juga

Dalam sambutannya Direktur Utama BRK Syariah Andi Buchari menjelaskan BRK Syariah telah diresmikan oleh Wakil Presiden RI dan dihadiri Gubernur Kepri. Dengan keberhasilan konversi tersebut, Andi berharap hal itu merupakan simbol keberhasilan masa depan dan masyarakat tidak ragu lagi untuk menabung ke BRK Syariah.

Pada kesempatan tersebut Andi menyampaikan tasyakuran peresmian BRK Syariah ditandai pelepasan balon oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad. “Mudah- mudahan ini merupakan simbol bahwa dengan BRK konversi menjadi Bank Umum Syariah Seperti balon terbang tinggi ke angkasa, maju serta BRK Syariah bisa berkembang bersama masyarakat,” kata Andi.

Dalam acara itu juga dilakukan penandatanganan Sistem Pengalihan Akad Konversi (SPAK). Warga yang selama ini masih dengan akad konvensional juga dipersilakan datang ke outlet BRK Syariah untuk mengubahnya menjadi akad syariah.

Menurut Andi, BRK Syariah merupakan bank yang pertama mengimplemntasikan BI- Fast di Sumatra. "BRK Syariah mendapat peghargaan dari Bank Indonesia sebagai bank yang pertama mengimplementasikan BI- Fast di Sumatra. BRK Syariah diundang Bank Indonesia untuk memberikan sharing dan bisa diikuti oleh bank lain," kata dia.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini oleh BRK Syariah dan sekaligus untuk memeriahkan HUT Kepri ke-20. “Kita semua ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas acara yang dilaksanakan oleh BRK Syariah. Sebenarnya ini adalah acara syukuran BRK Syariah, disejalankan sempena dengan HUT Provinsi Kepri yang ke-20," ujar Ansar.

"Sebulan yang lalu BRK Syariah setelah sukses konversi sudah diresmikan oleh Bapak Wakil Presiden, dihadiri dua Gubernur, Gubernur Riau dan Gubernur Kepri,” kata Ansar.

Ansar menyebut pada 2002 Provinsi Kepri terbentuk. Semua urusan pemerintahan sudah terpisah, tapi ada satu perekat yang tidak pernah akan memisahkan secara adminstratif keuangan yaitu BRK Syariah karena Provinsi Kepri dengan tujuh kabupaten/kotanya menjadi pemegang saham di BRK Syariah.

“Sekarang BRK Syariah sudah aset besar dan untungnya besar, tidak mungkin kita pisah. Karena setiap tahun kita dapat deviden dan CSR cukup besar,” sebut Ansar. 

Selain itu, hal lain yang membanggakan adalah BRK Syariah tidak hanya berorientasi pada profit. Akan tetapi BRK Syariah juga mempunyai fungsi sebagai pemantik pengembangan ekonomi syariah di semua wilayah Provinsi Riau dan Kepri.

“Makanya di Tambelan ada kantor kas BRK Syariah hingga ujung Pulau Natuna dan Anambas ada kantor kas BRK Syariah. Jika dihitung-hitung sebenarnya mereka rugi. Namun karena BRK Syariah ini bertugas sebagai agent of change pengembangan UMKM di Provinsi Kepri dan Riau maka BRK Syariah tetap memenuhi kebutuhan itu,” papar Gubernur.

"Secara lebih luas memudahkan masyarakat bertransaksi melalui bank dengan menyimpan uang di BRK Syariah. Semoga dengan konversi ini bisa membangun semangat baru untuk menjadikan BRK Syariah ini ke depan menjadi bank daerah yang lebih baik dan menjadi bank daerah andal di negeri tercinta ini," tutup Ansar.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Komisaris Utama BRK Syariah Syahrial Abdi, Komisaris Independen Rita Anugerah, Direktur Pembiayaan Tengkoe Irawan, Direktur Dana dan Jasa M.A. Suharto, Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Edi Wardana, Pemimpin Cabang Tanjungpinang 1 Wan Abdurrahman, Pemimpin Cabang Tanjungpinang 2 Irsyadi Sukri, dan Pemimpin Cabang Bintan Dwik Dharma Putra serta pemimpin Unit Kantor di wilayah Tanjungpinang.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA