Sunday, 3 Jumadil Awwal 1444 / 27 November 2022

Eko Kuntadhi Punya Riwayat Panjang Serang Sejumlah Ulama: Dari UAS, UAH, Hingga Ning Imaz

Rabu 14 Sep 2022 20:44 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Eko Kuntadhi terjerat kasus penghinaan dan pelecehan terhadap Ustadzah Ponpes Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Ustadzah Imaz Fatimatuz Zahra.

Eko Kuntadhi terjerat kasus penghinaan dan pelecehan terhadap Ustadzah Ponpes Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Ustadzah Imaz Fatimatuz Zahra.

Foto: tangkapan layar
Eko menghina dan melecehkan Ustadzah Pesantren Lirboyo, Ning Imaz.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Buzzer Eko Kuntadhi terjerat kasus penghinaan dan pelecehan terhadap Ustadzah Ponpes Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Ustadzah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz. Eko Kuntadhi lewat akun @_ekokintadhi mengolok-olok dan melakukan pelecehan seksual ketika videonya tentang ceramah kehidupan di surga.

Dalam statusnya, Eko mengunggah video berjudul 'Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan' dalam video tausiyah Ning Imaz. Postingan Eko ini mendapat reaksi keras dari warganet, terutama kader Nahdliyin. Bahkan suami Ning Imaz yang meminta ada itikad baik dari Eko Kuntadhi meminta maaf secara langsung kepada dia dan istrinya.

Baca Juga

Setelah mendapat teguran dari akun Nadirsyah Hosen @na_dirs alias Gus Nadir, Eko pun langsung menghapus status tersebut.

"Yang Anda posting itu video Ning Imaz dari Ponpes Lirboyo, istri dari Gus Rifqil Moeslim. Beda pendapat hal biasa. Tapi gak usah melabeli dengan kata tolol. Posting saja video aslinya. Bukan yang sudah ditambahi kata-kata tolol. Belajarlah untuk santun dalam perbedaan," tulis Gus Nadir di akun Twitter-nya.

Sebelum tersandung di kasus penghinaan dan pelecehan terhadap Ning Imaz, Eko punya riwayat panjang menyerang pribadi sejumlah ulama di Indonesia. Riwayat panjang Eko Kuntadhi menyerang sejumlah ulama ini berlangsung dalam hitungan tahun.

Seperti mendukung langkah Singapura mendeportasi Ustadz Abdul Somad (UAS). Eko di salah satu postingannya menuliskan "Madura gak mau kalah dengan Singapura" sembari menampilkan berita ratusan santri yang akan gelar aksi tolak kedatangan Ustadz Abdul Somad di Madura.

Tidak hanya itu, Eko juga memfitnah Ustadz Adi Hidayat (UAH) yang mengumpulkan bantuan untuk Palestina. Eko Kunthadi menyebut tidak semua bantuan yang dikumpulkan UAH disalurkan ke Palestina.

"Alhamdulillah. Terkumpul Rp60 M. Diserahkan Rp14 M," tulis Eko di akun Twitternya sembari menyertakan dua gambar tangkapan layar soal UAH mengumpulkan dana Rp 30 Miliar dan berita penyerahan Rp 14,3 M untuk Palestina lewat MUI.

Yang teranyar adalah unggahan Eko yang menghina Ning Imaz dengan narasi "tolol" dan mengaitkannya dengan binatang. "Jadi bidadari itu bukan perempuan? Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan," tulis Eko.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA