Sunday, 3 Jumadil Awwal 1444 / 27 November 2022

Pengamat Sebut Kemungkinan Alasan Meghan Markle tidak Hadir di Skotlandia

Jumat 09 Sep 2022 12:43 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

 Pangeran Harry dan Meghan Markle. Meghan Markle tak ikut ke Balmoral untuk kunjungi Ratu Elizabeth di akhir hidupnya. Ilustrasi.

Pangeran Harry dan Meghan Markle. Meghan Markle tak ikut ke Balmoral untuk kunjungi Ratu Elizabeth di akhir hidupnya. Ilustrasi.

Foto: Daniel Leal-Olivas/Pool Photo via AP
Meghan Markle tak ikut ke Balmoral untuk kunjungi Ratu Elizabeth di akhir hidupnya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Meghan Markle dan Kate Middleton tidak bergabung dengan Pangeran Harry dan Pangeran William pada Kamis (8/9/2022) waktu setempat, saat mereka melakukan perjalanan ke Skotlandia untuk menemani Ratu Elizabeth II. Pangeran William tiba di Kastil Balmoral beberapa jam sebelum keluarga kerajaan mengumumkan bahwa ratu telah meninggal pada usia 96 tahun.

Dia ditemani oleh Pangeran Andrew, Sophie, Countess of Wessex, dan Edward, Earl of Wessex. Charles, yang sekarang menjadi Raja Charles III, bersama Camilla yang kini jadi permaisuri baru, dan Putri Anne telah berada di sisi mendiang ratu jauh sebelum William datang. Pangeran Harry tampaknya tidak berhasil sampai ke Kastil Balmoral sebelum keluarga kerajaan mengungkapkan kepada publik bahwa Ratu Elizabeth telah meninggal.

Baca Juga

Tidak jelas di mana Markle berada di masa duka ini. Harry dan Meghan telah melakukan perjalanan ke seluruh Eropa karena mereka menghadiri beberapa acara amal, termasuk One Young World Summit pada Senin. Markle terakhir terlihat di Jerman, di mana dia dan Pangeran Harry menghadiri hitungan mundur menuju Invictus Games.

Komentator kerajaan Kinsey Schofield mengatakan kepada Fox News Digital pada Jumat (9/9/2022), bahwa ketidakhadiran Markle kemungkinan karena keputusan Middleton untuk tetap di Windsor. "Kemungkinan karena fakta bahwa Duchess of Cambridge tetap tinggal di sana," jelas Schofield.

Tiga anak Middleton dan Pangeran William yaitu George, Charlotte, dan Louis mulai menghadiri sekolah baru pada Kamis. "Itu adalah hari pertama di sekolah baru untuk kru kecil Duke dan Duchess of Cambridge dan saya tidak berpikir bahwa mereka ingin mengganggu hari sekolah atau menakut-nakuti anak-anak pada hari pertama mereka," tambah Schofield.

Schofield yang merupakan pengamat Kerajaan Inggris mencatat ada beberapa ketegangan di antara keluarga kerajaan pada masa lalu. "Tom Bower, penulis Revenge, mengklaim dalam bukunya bahwa mendiang Ratu terdengar mengatakan, 'Syukurlah' bahwa Meghan tidak menghadiri pemakaman Pangeran Philip. Apakah kemungkinan dia tidak diinginkan? Mungkin," kata Schofield.

Namun Schofield mengingatkan Harry dan Meghan bersama kedua anak mereka pada minggu lalu diundang ratu untuk bermalam di Balmoral tapi mereka menolaknya. "Saya pikir itu lebih mungkin karena Meghan tidak ingin mengganggu sesuatu yang sakral dan merasa tidak pada tempatnya apabila Kate tidak di sana," kata Schofield.

Sebelumnya Pangeran Philip yang meninggal dunia menyisakan duka mendalam bagi kerajaan. Duke of Edinburgh merupakan consort atau permaisuri terlama di Inggris, meninggal pada April 2021 pada usia 99 tahun.

Elizabeth dan Philip menikah selama lebih dari 70 tahun dan memiliki empat anak yaitu Pangeran Charles, Putri Anne, Pangeran Andrew, dan Pangeran Edward. Ketika Philip meninggal, Elizabeth adalah kepala negara Inggris yang paling banyak bepergian dan ratu Inggris yang paling lama menikah.

Dia telah memerintah lebih lama daripada raja lainnya dalam sejarah Inggris, menjadi sosok yang sangat dicintai dan dihormati selama pemerintahannya selama beberapa dekade. Elizabeth mencapai tonggak sejarah 70 tahun di atas takhta pada 6 Februari 2022, merayakan dengan Platinum Jubilee pada Juni untuk menandai kesempatan tersebut.

Elizabeth meninggalkan empat anak, delapan cucu, dan 12 cicit. Putra sulungnya, Charles yang berusia 73 tahun, segera naik takhta Inggris setelah kematiannya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA