Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Kucing Ditembaki di Sesko TNI, Anggota Dewan: Kejam Sekali

Kamis 18 Aug 2022 19:34 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Teguh Firmansyah

Kucing (ilustrasi)

Kucing (ilustrasi)

Foto: VOA/Reuters
Pelaku diketahui merupakan seorang anggota berpangkat Brigadir Jenderal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani, mengecam adanya temuan kucing-kucing ditembak mati di area Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat. Christina mengapresiasi Panglima TNI yang sudah memerintahkan dilakukannya penelusuran pelaku penembak mati kucing tersebut.

"Saya heran, miris, kaget luar biasa ada kejadian ini. Kejam sekali ini kucing ditembak-tembak seperti itu. Panglima sebaiknya segera memastikan apa yang terjadi, siapa pelakunya dan pastikan diambil tindakan jika ditemukan pelaku adalah anggota TNI dan jika bukan, maka tetap kami dorong proses hukum atas pelakunya," kata Christina dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/8).

Baca Juga

Christina mengatakan, masyarakat pantas memberi atensi atas kasus ini dan mendesak Pimpinan TNI untuk mengusutnya. Ia mengapresiasi Panglima punya atensi terhadap kasus tersebut.  "Kita tunggu hasil penyelidikan awal yang dilakukan. Kami pastikan akan terus mengawal kasus ini untuk mencegah tidak terjadi lagi di kemudian hari. Penyiksaan dan pembunuhan hewan tidak bisa dibenarkan," tegas Christina.

Sebelumnya Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Prantara Santosa mengaku pelaku penembak kucing-kucing di Sekolah Komando (Sesko) TNI Bandung, Jawa Barat, diduga seseorang berpangkat jenderal bintang satu, yakni Brigjen TNI NA.

"Menindaklanjuti perintah Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa pada Rabu (17/8/2022) untuk menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap beberapa ekor kucing di lingkungan Sesko TNI Bandung, tadi malam Komandan Sesko TNI dan Tim Hukum TNI membenarkan bahwa Brigjen TNI NA (anggota organik Sesko TNI) telah menembak beberapa ekor kucing," kata Prantara dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (18/8).

Dia menjelaskan, peristiwa penembakan kucing terjadi pada Selasa siang (16/8) dengan menggunakan senapan angin milik NA pribadi. Berdasarkan pengakuannya, lanjutnya, Brigjen TNI NA melakukan tindakan itu dengan maksud menjaga kebersihan dan kenyamanan di lingkungan tempat tinggal atau tempat makan Perwira Siswa Sesko TNI dari banyaknya kucing liar.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA