Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Erick Thohir Sebut Kebersamaan Jadi Kunci Indonesia Lewati Setiap Krisis

Kamis 18 Aug 2022 19:22 WIB

Red: Christiyaningsih

Menteri BUMN Erick Thohir meninjau pelaksanaan digitalisasi transaksi di Pasar Induk Caringin Bandung, Sabtu (13/8/2022). Erick menyebut ada kekuatan luar biasa sehingga Indonesia bisa keluar dari krisis. Ilustrasi.

Menteri BUMN Erick Thohir meninjau pelaksanaan digitalisasi transaksi di Pasar Induk Caringin Bandung, Sabtu (13/8/2022). Erick menyebut ada kekuatan luar biasa sehingga Indonesia bisa keluar dari krisis. Ilustrasi.

Foto: Istimewa
Erick menyebut ada kekuatan luar biasa sehingga Indonesia bisa keluar dari krisis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat menjadi tema HUT ke-77 Indonesia. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan tema tersebut sangat relevan dengan perjuangan bangsa dalam menghadapi tantangan yang terjadi saat ini.

Pria kelahiran Jakarta itu menyampaikan seluruh dunia, termasuk Indonesia, tengah mengalami tekanan besar akibat pandemi Covid-19 yang berdampak pada sektor kesehatan hingga perekonomian. "Tetapi, kalau kita lihat kembali apa yang dilakukan Indonesia itu luar biasa. Bagaimana kita sangat cepat mengantisipasi," ujar Erick di Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Baca Juga

Erick menyampaikan pandemi Covid-19 juga terbukti kian memperkuat kerja sama seluruh anak bangsa, baik yang berada di jajaran pemerintahan, TNI, Polri, alim ulama, dan tentunya masyarakat. Hal ini menjadi kekuatan utama bangsa untuk bisa keluar dari tekanan pandemi. Erick mengatakan kolaborasi jugalah yang membuat Indonesia dapat bergerak cepat menyediakan fasilitas kesehatan untuk menangani Covid-19. 

"Rezeki anak sholeh, kebetulan baru selesai ASEAN Games, saya dan Pak Menteri Basuki berbicara kepada Pak Presiden untuk penggunaan Wisma Atlet. Kita kira tidak perlu membangun lagi sehingga saat awal-awal belasan ribu orang mencari tempat penanganan Covid, kita sudah punya RS terbesar waktu itu," lanjut Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tersebut.

Tak berhenti di situ, lanjut Erick, pemerintah juga menugaskan dirinya bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk mencari vaksin Covid-19 hingga ke China dan Inggris. Dengan kerja sama yang baik, lanjut Erick, Indonesia akhirnya mampu mendatangkan vaksin Sinovac dan AstraZeneca.

Ia menyampaikan BUMN-BUMN di sektor kesehatan, baik farmasi hingga rumah sakit, yang didukung BUMN lain pun terus berjuang dalam melakukan penanganan Covid-19 dan juga melakukan percepatan vaksinasi dengan program vaksinasi bersama BUMN di sejumlah daerah. Hal ini menjadi bukti nyata dengan persatuan dan kebersamaan, Indonesia dapat keluar dari krisis.

"Banyak hal yang sudah dilakukan bangsa Indonesia selama 77 tahun ini. Ada kekuatan yang luar biasa, bagaimana bangsa kita ini dari krisis ke krisis, terus bersatu," ungkap Erick.

Kendati begitu, Indonesia tak boleh berpuas diri setelah berhasil melakukan penanganan Covid-19 dengan baik. Erick menyebut tantangan hari ini dan ke depan masih akan terus terjadi. Kondisi perubahan iklim yang tidak menentu mengancam produktivitas sektor pangan, hingga disrupsi digital yang membuat hilangnya banyak pekerjaan dan jenis usaha.

"Belum lagi dari sektor kesehatan yang kita tidak pernah tahu apakah pandemi tidak datang lagi," Erick menambahkan.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA