Rabu 17 Aug 2022 23:21 WIB

Upacara Bendera Penuh Lumpur Viral, Ini Respons Camat Setempat

Video pengibaran bendera di Kecamatan Larangan, Tangerang, viral di medsos.

Upacara bendera di Kecamatan Larangan, Tangerang, Banten, di lapangan berlumpur menjadi viral di medsos,
Foto: Tangkapan Layar Video Warganet
Upacara bendera di Kecamatan Larangan, Tangerang, Banten, di lapangan berlumpur menjadi viral di medsos,

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Pihak Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten, mengatakan pelaksanaan kegiatan upacara pengibaran bendera HUT ke-77 Kemerdekaan RI di lapangan sepak bola mini Larangan Indah berjalan lancar meski masih tergenang sisa-sisa air dan lumpur akibat hujan di malam hingga dini hari. Camat Larangan, Gunawan Priahutama, bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya jajaran Paskibra Larangan.

"Semua prosesi upacara berlangsung sangat lancar, syahdu bahkan tidak terganggu sedikit pun, walau kondisi lapangan tergenang sisa-sisa air hujan tadi malam," kata Gunawan Priahutama, Camat Larangan dalam keterangannya di Tangerang, Rabu (17/8/2022).

Baca Juga

Dia pun menjelaskan, kronologis situasi genangan cukup tinggi terjadi pada malam hari akibat hujan hingga dini hari. Sekitar pukul 06.00 WIB sempat dilakukan penyedotan oleh petugas damkar, namun lapangan yang luas dan genangan yang cukup tinggi, hingga pukul 08.00 WIB genangan air masih terlihat.

"Kami pihak kecamatan coba berkomunikasi dengan panitia khususnya para pelatih paskibra beserta para anggota langsung. Jawaban mereka ayo tetap jalankan upacara sebagaimana mestinya, demi Indonesia, Merah Putih dan Kota Tangerang. Akhirnya, Alhamdulillah semua berlangsung dengan cukup lancar," kata dia.

Apresiasi atas jiwa nasionalisme tak disampaikan untuk para paskibra saja, namun seluruh panitia yang bertugas, peserta upacara maupun para tamu undangan. Pasalnya, walau posisi peserta upacara dan tamu undangan terlihat tidak tergenang air. Tapi, kondisi lapangan masih dalam kondisi becek air dan tanah, sehingga kondisinya kotor.

Bagi dirinya, situasi ini kini viral diberbagai sosial media, dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak atau orang ternama, adalah hal yang wajar. Pasalnya, apa yang sudah dilakukan petugas paskibra Larangan memang patut diapresiasi dan menjadi contoh dedikasi anak muda untuk Indonesia tercinta

"Terima kasih atas semua dedikasi kalian semua, paskibra, panitia, peserta upacara, tamu undangan, orangtua paskibra, semua kami sampai rasa terimakasih. Karena situasi dan kondisi genangan air dan tanah, sama sekali tidak mempengaruhi prosesi upacara 17 Agustus. Semua berlangsung dengan khidmat dan membanggakan," ujarnya.

Nadila Rizki Fauziah asal SMAN 9 Kota Tangerang yang bertugas sebagai pembawa baki menyatakan situasi mengibarkan bendera merah putih di tengah genangan, memiliki rasa kebanggaan yang lebih dan tak bisa diungkapkan. Pasalnya, tetap bisa menjalankan tugas dengan sempurna, walau kondisi lapangan tidak memadai.

"Saat melihat kondisi lapangan, tidak ada rasa kecewa, yang ada dipikiran hanya mau tetap menjalankan tugas dalam kondisi apa pun. Saat penaikan atau upacara selesai, perasaan saya hanya haru dan bangga, bahwa saya bisa menjadi bagian dalam situasi yang membanggakan ini. Semua kami lakukan untuk Indonesia, Merah Putih dan Kota Tangerang," katanya.

Perlu diketahui sebelumnya, video pelaksanaan upacara pengibaran bendera merah putih di Kecamatan Larangan Kota Tangerang menjadi viral akibat kondisi lapangan yang becek. Dalam video tersebut, pakaian para pasukan pengibar bendera tampak berlumpur warna cokelat akibat terkena cipratan hentakan kaki saat proses pengibaran bendera yang disebabkan lapangan berlumpur.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement