Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

Muhaimin: Ada Pihak Internal dan Eksternal Halangi Koalisi Gerindra-PKB

Rabu 17 Aug 2022 08:25 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Ratna Puspita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar

Foto: DPR RI
Sekjen Gerindra menilai lumrah jika ada godaan yang menghalangi terbentuknya koalisi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengungkapkan adanya pihak yang berusaha menghalangi terealisasinya koalisinya dengan Partai Gerindra sebelum penandatanganan piagam deklarasi kedua partai. Halangan tersebut hadir dari internal dan eksternal.

"Ada internal ada eksternal, saya tidak bisa sebut," ujar Muhaimin di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (16/8/2022).

Baca Juga

Ia mengatakan, banyak alasan yang digunakan mempengaruhi keputusan PKB berkoalisi dengan partai yang dipimpin oleh Prabowo Subianto itu. Kendati demikian, ia enggan memerinci alasan tersebut.

"Alhamdulllah semua akhirnya tetap kita jalankan," ujar Muhaimin.

Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, ia tak mengetahui pihak yang berusaha gagalkan koalisinya dengan PKB. Namun, ia menilai lumrah jika adanya godaan yang menghalangi terbentuknya koalisi.

"Tujuan politik selalu aja ada godaan, ada rayuan  dan hambatan, sehingga apa yang disampaikan oleh Pak Muhaimin saya kira kami bisa memahami itu," ujar Muzani.

Muzani mengatakan, Partai Gerindra juga menerima rayuan dari pihak lain sebelum terbentuknya koalisi dengan PKB. "Tetapi, kami tidak menganggap itu sebagai sebuah gangguan, karena itu adalah pilihan-pilihan keputusan politik," ujarnya.

Sebelumnya, Muhaimin mengatakan bahwa koalisi partainya dengan Partai Gerindra adalah sejarah baru bagi keduanya. Partai Gerindra dan PKB memiliki banyak kesamaan dalam hal ideologi, gagasan, dan cita-cita untuk Indonesia. 

Apalagi, keduanya adalah partai yang sama-sama berlandaskan nasionalis dan religius dalam berpolitik. "PKB sebelum berangkat dan jalan ke sini banyak yang mengganggu dan mengharapkan kita tidak jadi berangkat ke sini, tetapi perlu saya teguhkan di sini, kebersamaan PKB dan Gerindra adalah tekad, seperti tekad kita mewarisi para pendiri bangsa untuk memajukan dan memakmurkan bangsa Indonesia sekuat tenaga," ujar Muhaimin dalam pidatonya di hari kedua rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Sabtu (13/8/2022). 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA