Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Mau Beli Mobil Listrik, Ini yang Perlu Diperhatikan

Selasa 16 Aug 2022 17:37 WIB

Red: Hiru Muhammad

Keberadaan kendaraan listrik masih menjadi sarana transportasi yang baru bagi mayoritas masyarakat. Untuk itu perlu edukasi lebih lanjut terkait kendaraan listrik ini. Mulai dari pengenalan tentang kendaraan listrik hingga penggunaan dan perawatannya sehari hari.

Keberadaan kendaraan listrik masih menjadi sarana transportasi yang baru bagi mayoritas masyarakat. Untuk itu perlu edukasi lebih lanjut terkait kendaraan listrik ini. Mulai dari pengenalan tentang kendaraan listrik hingga penggunaan dan perawatannya sehari hari.

Foto: istimewa
Sebaiknya saat mau mengisi daya atau charging jangan menunggu sampai baterai habis.

REPUBLIKA.CO.ID,TANGERANG-- Keberadaan kendaraan listrik masih menjadi sarana transportasi yang baru bagi mayoritas masyarakat. Untuk itu perlu edukasi lebih lanjut terkait kendaraan listrik ini. Mulai dari pengenalan tentang kendaraan listrik hingga penggunaan dan perawatannya sehari hari. Salah satu kendaraan listrik yang sedang giat dipasarkan di Tanah Air adalah Wuling AirEv yang dipasarkan mulai harga Rp 238 juta on the road.

Danang Wiratmoko selaku Product Planning Wuling Motors, menyebutkan Wuling Air EV, ada kemudahan di peratwatan dibanding mobil konvensional dan tidak perlu ganti oli mesin. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah baterai. Agar usia pakainya panjang sebaiknya saat mau mengisi daya atau charging jangan menunggu sampai baterai habis. "Biasanya di mobil listrik sudah ada peringatan kalau baterainya sudah mencapai limit tertentu, pengendara harus segera mencharge baterai," katanya.

Baca Juga

Baterai mobil listrik bila hampir habis lupa diisi untuk jangka panjang dapat membuat baterai cepat rusak. Pada dasarnya baterai mobil menyerupai baterai ponsel yang berbasis lithium. Saat dipakai jangan menunggu sampai habis baru siisi tenaga. Saat overcrage, semua perlengkapan elektronik modern ada fasilitas mencegah overcharge.  risiko kesetrum, aman selama langlah benar, memakai perlengkapan dari ATPM akan aman.perawatan perlengkapan crage, tidak ada perawatan khusus, hanya penyimpanan rapi krn itu perangkat pengisian utama.  

Sejauh ini hanya itu komponen penting yang perlu dilakukan konsumen. Tidak ada yang khusus, lainnya sama seperti kendaraan konvensional. Kendaraan dapat diperiksa secara rutin setiap kelipatan 10 ribu kilometer, hanya saja tidak perlu ganti pelumas dan filter, namun tetap perlu perawatan bagian lainnya. "Meski mobil listrik perawatannya lebih sederhana,   tapi kita harus rajin memeriksakan kendaraan ke bengkel resmi sesuai rekoemndasi ATPM, Mobil listrik secara safety sama dengan kendaraan konvensional,"  kata Danang.

Dari segi performa dan kapasitas baterai, Wuling Air ev mengusung motor listrik berdaya maksimal 30 kW. Tenaga yang dihasilkan tersebut dihantarkan melalui transmisi Single Reduction Gear ke roda belakang. Sebagai jantung dari sumber listrik kendaraan compact ini, Wuling menggunakan baterai lithium ferro-phosphate (LFP) berkapasitas 17,3 kWh untuk tipe Standard Range dengan jarak tempuh hingga 200 kilometer dan 26,7 kWh untuk tipe Long Range dapat mencakup jarak tempuh hingga 300 kilometer saat terisi penuh.

Dalam sebuah kesempatan akhir pekan lalu, Wuling Motors memberikan kesempatan  ke sejumlah media massa di Tanah Air untuk menjajal kemampuan Wuling AirEV. Saat duduk di balik kemudi, kendaraan kompak ini tidak ada bedanya dengan kendaraan konvensional lainnya. Perbedaan, baru terasa ketika kendaraan sudah berjalan. Suara senyap di dalam kabin Wuling AirEV cukup terasa. Demikian juga akselerasi kendaraan yang mampu mengangkut empat penumpang dan pengemudi ini tidak mengecewakan. Tidak terdengar suara bising mesin karena kendaraan ini menggunakan penggerak listrik sebagai tenaganya.

Hanya saja saat melakukan uji coba, dari baterai tersisa 82 persen mampu menempuh jarak sejak 246 kiloemeter. Di kendaraan keluarga ini terdapat dua buah monitor sentuh persegi panjang yang 10,25 inci (long range) yang menampilkan berbagai informasi terkait kondisi jalan, maupun kendaraan secara real time

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA