Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Massa Mulai Padati Taman Mataram Menuju Mabes Polri

Selasa 16 Aug 2022 14:15 WIB

Red: Ilham Tirta

Mabes Polri dipenuhi karangan bunga dukungan untuk mengungkap kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J secara tuntas dan transparan. Ilustrasi.

Mabes Polri dipenuhi karangan bunga dukungan untuk mengungkap kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J secara tuntas dan transparan. Ilustrasi.

Foto: ANTARA/Galih Pradipta
Massa akan memberikan dua ribu bunga mawar dua warna kepada Polri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Massa dari Aliansi Masyarakat Cinta Polisi mulai memadati Taman Mataram dan bersiap menuju Mabes Polri untuk menggelar aksi damai. Diperkirakan minimal ada sekitar 500 orang yang terlibat dalam aksi dukungungan kepada Kapolri agar berani menuntaskan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau J.

"Mulai dari kalangan masyarakat, ibu-ibu, pemuda, mahasiswa dan aktivis sosial," kata Koordinator Aliansi Masyarakat Cinta Polisi, Gilman Hanif di Jakarta, Selasa (16/8/2022).

Baca Juga

Aksi ini akan menyerahkan 1.000 bunga mawar merah dan 1.000 bunga mawar putih untuk Kepolisian. Pukul 11.30 WIB, rombongan menaiki dua bis berwarna putih yang diparkirkan di samping Taman Mataram.

Sejumlah orang yang terlibat dalam Aliansi Masyarakat Cinta Polisi tersebut kompak mengenakan baju atasan berwarna putih. Dalam keterangan tertulis disebutkan, aksi ini digelar sebagai bentuk apresiasi masyarakat terhadap langkah tegas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J serta mendukung penuh Kapolri melakukan bersih-bersih di Mabes Polri.

Massa berencana melakukan pawai dari Taman Mataram menuju ke titik aksi di depan Mabes Polri. Kemudian dilanjutkan dengan peletakan bunga mawar di depan Mabes Polri sebagai bentuk apresiasi rakyat kepada instansi kepolisian.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA