Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

Kejeniusan Mourinho Buat AS Roma Awali Serie A Musim Ini dengan Raihan Poin Maksimal

Senin 15 Aug 2022 06:30 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Striker AS Roma Paulo Dybala (kiri) beraksi saat timnya manghadapi Salernitana pada laga pembuka Liga Italia Serie A, Senin (15/8/2022).

Striker AS Roma Paulo Dybala (kiri) beraksi saat timnya manghadapi Salernitana pada laga pembuka Liga Italia Serie A, Senin (15/8/2022).

Foto: EPA-EFE/MASSIMO PICA
Aksi Paulo Dybala sangat memukau pada laga ini.

REPUBLIKA.CO.ID, SALERNO -- AS Roma berhasil memastikan raihan poin maksimal pada giornata pembuka Serie A musim ini. Melawat ke markas Salernitana, I Giallorossi membungkam tuan rumah dengan kemenangan tipis, 1-0, Senin (15/8/2022) dini hari WIB. Tim besutan Jose Mourinho itu datang ke Stadion Arechi dengan kekuatan penuh. 

Sejumlah penggawa anyar, mulai dari Paulo Dybala, Nemanja Matic, dan Giorgino Wijnaldum disertakan dalam skuad Roma di laga tersebut. Namun, dari tiga pemain ini, hanya Dybala yang dipercaya tampil sejak menit pertama. Eks penyerang Juventus itu ditempatkan sejajar denga Nicolo Zaniolo, yang menopang Tammy Abraham sebagai striker tunggal. 

Baca Juga

Sementara di lini tengah, AS Roma tetap diperkuat sejumlah muka lama seperti Bryan Cristante dan Lorenzo Pellegrini. Pun dengan kehadiran Leonardo Spinazzola. Di sisi lain, tim tuan rumah juga tidak mau ketinggalan. Pelatih Davide Nicola juga menurunkan sejumlah pemain anyar di pringkat ke-17 Serie A musim lalu tersebut, termasuk eks gelandang Lazio dan Inter Milan, Antonio Candreva. 

Kendati begitu, keunggulan kualitas pemain begitu terlihat di laga ini. Roma langsung menguasai jalannya permainan. I Giaollorossi pun mendapatkan peluang pertama via serangan balik cepat pada awal babak pertama. Namun, sepakan Zaniolo masih melebar. 

Selain itu, Dybala sempat mendapatkan peluang lewat eksekusi tendangan bebas. Namun, bola hasil sepakan penyerang asal Argentina itu masih melambung di atas mistar gawang. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-33. Sebuah bangunan serangan Roma diselesaikan dengan apik oleh Cristante. Gelandang asal Italia melepaskan sepakan keras dari tepi kotak penalti. 

Bola kemudian meluncur mulus di pojok kiri bawah gawang I Granata, julukan Salernitana. Keunggulan satu gol Roma itu bertahan hingga babak pertama berakhir. Pada babak kedua, Roma kembali mendapatkan peluang emas lewat aksi Dybala, yang berusaha memanfaatkan umpan dari Spinazolla. 

Namun, beruntung buat tim tuan rumah, bola sepakan Dybala masih membentur tiang gawang. Tidak hanya Dybala, Zaniolo juga sempat mendapatkan peluang emas. Melakukan cut-back dari sisi kanan pertahanan Salernitana, Zaniolo melepaskan sepakan terarah ke sisi kiri gawang tim tuan rumah. 

Sayangnya, bola gagal menemui sasaran dan masih melebar. Kejeniusan Mourinho sebagai pelatih tampak terlihat saat ia mengarahkan pasukannya untuk tetap bisa mempertahankan keunggulan. Akhirnya, skor, 1-0, untuk kemenangan tim tamu tetap bertahan hingga laga usai.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA