Ahad 14 Aug 2022 17:44 WIB

Angin Kencang Terjang Kota Malang, Empat Warga Terluka

Peristiwa itu menyebabkan permukiman warga mengalami kerusakan.

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Yusuf Assidiq
Sejumlah warga berupaya menurunkan atap rumah yang tersangkut di atas pohon akibat diterjang angin kencang (ilustrasi)
Foto: ANTARA/Irwansyah Putra
Sejumlah warga berupaya menurunkan atap rumah yang tersangkut di atas pohon akibat diterjang angin kencang (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Fenomena cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat dan disertai angin kencang menerjang enam kelurahan di tiga kecamatan, Kota Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (13/8/2022) pukul 15.30 WIB. Beberapa permukiman warga terdampak dan empat warga luka-luka.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mencatat wilayah yang terdampak meliputi Kelurahan Kasing dan Kelurahan Baring di Kecamatan Klojen," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari seperti dalam keterangannya, Ahad (14/8/2022).

Kemudian Kelurahan Kebonsari, Kelurahan Gadang, dan Kelurahan Ciptomulyo di Kecamatan Sukun serta Kelurahan Sawojajar di Kecamatan Kedungkandang. BNPB mencatat, peristiwa itu menyebabkan permukiman warga mengalami kerusakan di bagian atap dan beberapa pohon tumbang akibat tersapu angin kencang.

"Hasil kaji cepat didapatkan data kerusakan rumah ada sebanyak 48 unit termasuk satu pondok pesantren dan empat gedung sekolah," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari.

 

Ia mendapatkan laporan visual yang diterima Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) beberapa rumah mengalami kerusakan hingga hilang atap.

Laporan visual yang lain juga memperlihatkan beberapa struktur di teras rumah roboh rata dengan tanah dan sejumlah pohon mengalami patah batang dan ranting hingga ambruk mengenai rumah.

Di samping itu, reruntuhan rumah yang terdampak mengenai warga.  "Akibatnya dua warga mengalami luka ringan dan dua luka sedang," katanya.

BPBD Kota Malang telah membantu evakuasi warga yang mengalami luka sedang untuk mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Tentara Soepraoen.

Selain membantu evakuasi warga terdampak, dia melanjutkan, BPBD Kota Malang beserta tim gabungan juga memberikan bantuan berupa terpal dan membantu membersihkan puing reruntuhan rumah serta pohon tumbang.

Adapun kondisi per hari ini Ahad (14/8), warga mulai bergotong-royong membersihkan puing dan menata kembali rumah mereka yang terdampak angin kencang.

Lebih lanjut, ia mengutip Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang mengeluarkan informasi peringatan dini yang menyatakan hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Kota Malang hingga Senin (15/8). BMKG juga menyatakan wilayah Jawa Timur dalam status ‘waspada’ terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai angin hingga beberapa hari ke depan.

"Menyikapi hal itu, maka BNPB mengimbau kepada masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah setempat agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang yang dapat dipicu oleh faktor cuaca," katanya.

Upaya seperti monitoring lereng perbukitan, susur sungai dan pembersihan aliran sungai dan kanal sera irigasi agar dilakukan secara berkala untuk memininalisir potensi bencana susulan yang dapat dipicu oleh faktor cuaca dan kondisi tata ruang lingkungan.

Kegiatan pemangkasan cabang dan ranting pohon di jalan-jalan utama maupun di wilayah permukiman padat penduduk agar dilakukan bersama, termasuk pengawasan kabel jaringan listrik dan komunikasi serta baliho maupun spanduk di perkotaan.

Apabila terjadi hujan dalam durasi lebih dari satu jam, dia menambahkan, maka masyarakat yang tinggal di bantaran sungai atau di lereng gunung maupun tebing agar mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu.

Kemudian, pastikan memperoleh perkembangan informasi terkait peringatan dini cuaca dari BMKG dan informasi mengenai penanggulangan bencana dari BNPB, BPBD, TNI, Polri, dan lintas instansi lainnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement