Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Soal Status Juara Bertahan, Stefano Pioli: Kami tak Terbebani

Sabtu 13 Aug 2022 11:19 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Pelatih AC Milan Stefano Pioli merayakan kemenangan setelah memenangkan pertandingan sepak bola Serie A antara AC Milan dan Sassuolo, di Stadion Mapei Reggio Emilia, Italia, Senin (23/5/2022) dini hari WIB. AC Milan mengamankan gelar Serie A pertamanya dalam 11 tahun pada hari Minggu dengan 3 -0 menang di Sassuolo.

Pelatih AC Milan Stefano Pioli merayakan kemenangan setelah memenangkan pertandingan sepak bola Serie A antara AC Milan dan Sassuolo, di Stadion Mapei Reggio Emilia, Italia, Senin (23/5/2022) dini hari WIB. AC Milan mengamankan gelar Serie A pertamanya dalam 11 tahun pada hari Minggu dengan 3 -0 menang di Sassuolo.

Foto: Spada/LaPresse via AP
Rossoneri akan bertemu Udinese pada giornata perdana besok.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Pelatih AC Milan, Stefano Pioli bereaksi jelang bergulirnya Serie A musim 2022/23. Timnya berstatus juara bertahan.

Situasi demikian, berbeda dibandingkan periode sebelumnya. Kini Milan mendapat sorotan lebih. Rossoneri salah satu favorit peraih gelar.

Baca Juga

Pertanyaannya, apakah ada tekanan yang dirasakan elite kota mode ini? Pioli menepisnya. Ia menegaskan, kubunya tak terpengaruh dengan suara-suara yang terdengar di luar.

"Kata tidak pernah terganggu oleh apa yang dikatakan orang-orang di luar Milanello," kata allenatore kelahiran Parma, dalam konferensi pers, dikutip dari Football Italia, Sabtu (13/8).

Ia menegaskan, skuadnya telah mempersiapkan diri dengan baik. Ia percaya pada kemampuan pasukannya. Selama 40 hari para penggawa Il Diavolo berlatih keras. 

Tak ada alasan baginya untuk terbebani dengan tekanan dari luar. Pioli merasakan semangat berlipat di kamar ganti Milan. Secara teknis ia memiliki gambaran apa yang akan mereka hadapi.

Rossoneri bertemu Udinese pada giornata perdana. Juara bertahan bertindak sebagai tuan rumah. Tepatnya di Stadion San Siro menjelang Ahad (14/8/2022) dini hari WIB.

"Kami menghadapi tim yang kuat secara fisik, kami perlu menggerakkan bola dengan cepat, dan menampilkan performa hebat saat kami tidak menguasai bola," ujar Pioli.

Ia enggan jamawa. Ia meminta pasukannya mempraktikkan apa yang sudah dipersiapkan. Cara demikian bisa meredam kubu tamu.

Musim lalu, Milan tak pernah mengalahkan Le Zebrette. Dua pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA