Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

Kapolda Sumbar: Kasihan Rakyat Kecil Mengharapkan Untung-Untungan dari Judi

Sabtu 13 Aug 2022 06:22 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Muhammad Hafil

Kapolda Sumbar: Kasihan Rakyat Kecil Mengharapkan Untung-Untungan dari Judi. Foto:   Kapolda Sumatera Barat Inspektur Jenderal Polisi Teddy Minahasa Putra (kiri) menyerahkan keris kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra (kanan) saat Penyerahan Benda Pusaka Raja-Raja Minangkabau di Istana Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Jumat (1/7/2022). Teddy Minahasa menyerahkan sebanyak tujuh benda pusaka kerajaan berupa dua mahkota, tiga keris dan dua tombak kepada pemerintah Tanah Datar sebagai upaya pelestarian peninggalan benda cagar budaya. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/Lmo/YU

Kapolda Sumbar: Kasihan Rakyat Kecil Mengharapkan Untung-Untungan dari Judi. Foto: Kapolda Sumatera Barat Inspektur Jenderal Polisi Teddy Minahasa Putra (kiri) menyerahkan keris kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra (kanan) saat Penyerahan Benda Pusaka Raja-Raja Minangkabau di Istana Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Jumat (1/7/2022). Teddy Minahasa menyerahkan sebanyak tujuh benda pusaka kerajaan berupa dua mahkota, tiga keris dan dua tombak kepada pemerintah Tanah Datar sebagai upaya pelestarian peninggalan benda cagar budaya. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/Lmo/YU

Foto: ANTARA/Muhammad Arif Pribadi
Judi hanya menguntungkan bandar saja.

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG-- Kapolda Sumatra Barat, Irjen Pol Teddy Minahasa, mengatakan dalam tempo 11 hari saja telah berhasil mengungkap puluhan kasus judi.

Tercatat, dari tanggal 1 sampai dengan 11 Agustus 2022, sebanyak 71 kasus yang diungkap oleh Polda Sumbar dan Polres sejajaran.

Baca Juga

“Terima kasih atas pengungkapan ini, dan saya masih berharap bisa dikembangkan. Kasihan rakyat kecil yang ikut berjudi dengan mengharapkan untung-untungan,” kata Teddy Minahasa, Jumat (12/8/2022).

Teddy menyebut kegiatan dan aktivitas yang berkaitan dengan judi merupakan hal yang dilarang oleh agama, dan juga dilarang sama aturan hukum yang berlaku.

Apalagi jelas Kapolda Sumbar, permainan judi juga bertentangan dengan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah yang merupakan filosofi hidup dalam masyarakat Minangkabau.

“Ingatlah, judi hanya menguntungkan bandar saja, tidak ada judi yang menguntungkan pemain,” ujar Teddy.

Dari puluhan kasus yang diungkap, kasus judi yang paling banyak diungkap  adalah judi toto gelap (togel) online dan kartu remi.

 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA